IBADAH.ID, JAKARTA – Pengurus Pusat KAMMI meminta semua pihak dan kalangan dapat menjaga kundusifitas suasana menjelang pilpres. Menurut KAMMI setiap para pendukung kedua pasangan calon bebas memiliki pendapat dan opini tentang calon-calonnya masing-masing.
“Tapi itu semua harus dengan mengedepankan undang-undang dan hukum yang berlaku, karena kita adalah negara hukum tidak boleh semaunya.” Kata ketua Umum KAMMI Irfan Ahmad Fauzi kepada media, Jumat (31/8).
Menurut Irfan akhir-akhir ini terjadi ketegangan antara pendukung gerakan ganti presiden dan yang menginginkan Jokowi dua periode. Gesekan ini menurut Irfan tentu tidak produktif bagi perjalanan bangsa.
“Kalau terus bertengkar seperti inikan menghabiskan energi, pesta demokrasi tentu akan menjadi perang urat syaraf dan tidak menarik lagi. Oleh sebab itu harusnya kedua belah pihak membawa ini ke ranah hukum, jadi berdebatnya pakai undang-undang bukan sekedar kebenaran menurut versinya masing-masing ” paparnya.
Menurut Irfan, pihaknya akan segera menyurati bawaslu agar segera turun tangan langsung untuk menyelesaikan maslaah ini.
“Ini kan tidak bisa dibiarkan terus menerus, kami berharap perjalanan menuju pilpres bisa berjalan kondusif, aman dan mengedepankan kepentingan bangsa” ungkapnya
Selain itu juga menurut Irfan, ia meminta kepada kedua belah pihak agar menjadikan Pilpres tahun 2019 menjadi pilpres yang menarik dengan gagasan-gagasan yang produktif
“Kami juga berharap kedua belah pihak menyajikan adu gagasan dan program, tawarkan itu kepada rakyat dan biarkan rakyat yg menentukan pilihan.” Tandas Irfan. Tio/Kontributor.
