IBADAH.ID, JAKARTA – Direktur Eksekutif Koperasi Syariah 212, Ahmad Juwaini, menyampaikan bahwa pihaknya ingin memberikan kontribusi pada perkembangan ritel di Indonesia.
“Sejak awal, kami sudah membuat statement minimal space di toko (212 Mart) itu 20 persen untuk UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah).
Ini bentuk dukungan kami dengan pelaku UMKM di sekitar toko tersebut,” kata Ahmad dalam acara Focus Group Discussion (FGD) “Membangun Komitmen Kemitraan Yang Sehat Dalam Pola Waralaba Ritel Modern”, di Gedung KPPU Lantai 2, Juanda, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.
Koperasi Syariah 212 yang telah membuka 192 gerai 212 Mart ini berkomitmen untuk mendukung kemitraan UMKM serta mendukung perkembangan koperasi.
Menurutnya, sejak awal didirikan, Koperasi Syariah 212 tidak ingin menggunakan istilah waralaba atau franchise, tetapi kemitraan.
Ahmad mengungkapkan, saat ini tengah mempersiapkan sistem grosir dan kulakan untuk warung-warung yang ada di sekitar 212 Mart.
Ia juga berharap, anggota Koperasi Syariah 212 yang telah mencapai 49.000 orang tersebut bisa tumbuh dan berkembang bersama. “Bisnis ini harus sustain, ini tantangan buat kami agar usaha ini bisa tumbuh dan berkembang,” tutupnya. Tio/Kontributor.
