Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Ini Imbauan Bagi Para Lembaga Kemanusiaan, Terkait Penyebaran Keyakinan di Lokasi Pengungsian

Abi Abdul Jabbar Sidik
27 August 2018 | 13:38
rubrik: Nusantara
Ini Imbauan Bagi Para Lembaga Kemanusiaan, Terkait Penyebaran Keyakinan di Lokasi Pengungsian
Share on FacebookShare on Twitter
IBADAH.ID, JAKARTA – Ditengah upaya seluruh pihak dan masyarakat Lombok untuk bangkit kembali paska rentetan gempa sejak 29 Juli dan 5 Agustus 2018 yang menyebabkan ratusan warga meninggal dan ratusan ribu warga kehilangan aset penghidupan yang memaksa mereka harus mengungsi.

Akhir-akhir ini di media sosial, diramaikan dengan adanya isu proselitisme (penyebaran keyakinan/agama) yang diduga dilakukan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Oleh karena itu, Humanitarian Forum Indonesia, yang merupakan forum bagi 15 lembaga kemanusiaan berbasis iman, yang terdiri dari Muhammadiyah Disaster Management Centre, Dompet Dhuafa, KARINA, KWI, Yayasan Tanggul Bencana di Indonesia, Wahana Visi Indonesia, YAKKUM Emergency Unit, Perkumpulan Peningkatan Keberdayaan Masyarakat, PKPU Human Initiative, Church World Service, Habitat for Humanity Indonesia, Unit Pengurangan Risiko Bencana Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia, Rebana Indonesia, Rumah Zakat, Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama, dan BAZNAS Tanggap Bencana.

Humanitarian Forum Indonesia
menghimbau kepada seluruh para pekerja dan relawan kemanusiaan untuk para pekerja dan relawan kemanusiaan yang berkerja di Lombok untuk selalu menjunjung kode etik dasar kemanusiaan, ketidakberpihakan, Netralitas, Independensi dan keterbukaan.

“Menjunjung prinsip-prinsip akuntabilitas kemanusiaan yang salah satunya adalah non-proselitisme (tidak menyebarkan keyakinan / agama yang berbeda dari keyakinan yang di anut penyintas,” ujar Direktur Eksekutif  Humanitarian Forum Indonesia Surya Rahman Muhammad di Jakarta, Senin (27/8).

Selain itu, dirinya juga meminta para lembaga-lemabaga kemanusiaan tidak menggunakan atribut-atribut keagamaan yang berbeda dari mayoritas  keyakinan  yang dianut oleh penyintas selama pemberian layanan  kemanusiaan. Tio/Kontributor.

See also  Kemenag Berangkatkan 15 Imam Asal Indonesia ke UEA
Tags: proselitisme
Previous Post

Kemenkop dan UKM bersama Dekranas Dorong Pengembangan Batik Ternate

Next Post

BAZNAS dan PPZ Dorong Kerjasama Zakat Indonesia-Malaysia

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks