IBADAH.ID, JAKARTA – Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersama TNI AL bertepatan dengan Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, melayarkan Kapal Kemanusiaan Lombok (KKL).
Kapal ini berangkat membawa 850 ton dari 1.200 ton bantuan logistik yang disiapkan menuju Lombok Jumat (17/8).
Vice President ACT Insan Nurrochman mengatakan, kegiatan ini juga simultan dengan pendistribusian bantuan kepada korban yang berada di sekitar posko.
Sementara itu, Insan menjelaskan sebagian truk akan menuju ke Gudang IHC ACT di Lombok untuk menyimpan pasokan bantuan.
“Bantuan logistik ini diharapkan menjadi salah satu ikhtiar ACT bersama Mabes TNI AL untuk membangun kembali kehidupan warga Lombok,” katanya di Jakarta Jumat (17/8).
Dirinya menyampaikan, melalui program kapal kemanusiaan lombok ini bertujuan meringankan penderitaan para korban dalam kondisi darurat.
“Dengan tagline Bersatu Bantu Lombok ini diharapkan dukungan dan partisipasi seluruh masyarakat Indonesia semakin kuat,” pungkasnya.
Sebelumnya TNI Angkatan Laut telah mengirimkan pasukan dan tiga unsur KRI nya sebagai respon atas terjadinya bencana gempa bumi berkekuatan 7.0 SR yang melanda dan memporak porandakan wilayah Lombok, Nusa Tenggara Barat sesaat setelah gempa terjadi. Unsur yang dikerahkan yaitu KRI dr. Soeharso-990, KRI Karel Satsuit Tubun-356, dan KRI Kakap-811.
Selain itu juga TNI AL mengerahkan Pasukan Korps Marinir sebanyak 200 personel yang tergabung dalam Satgas Pasukan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (PRCPB) Marinir TNI AL.
Pelepasan kapal kemanusiaan ini sekaligus sebagai hadiah Peringatan kemerdekaan Republik Indonesia ke-73, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, S.E., M.M.,. (Tio/Kontributor)
