Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Tim Medis MER-C Pertama Capai Desa Salut

Abi Abdul Jabbar Sidik
13 August 2018 | 17:12
rubrik: Nusantara
Pindah ke Narmada, MER-C Lanjutkan Operasi Korban Gempa Lombok

Tim Bantuan Kemanusiaan MER-C untuk Gempa Lombok. (foto:MER-C)

Share on FacebookShare on Twitter
IBADAH.ID, LOMBOK – Tim mobile clinic MER-C berangggotakan dr. Miftahul Masruri, dr. Akita Akbar, dr. Lia Rahmarini, Kipa Jundapri, Islamiyah Samaun, bersama tim MER-C Mataram masih menyisiri wilayah- wilayah gempa terparah di Lombok Utara.
Kali ini wilayah yang dituju adalah dusun Salut Timur, desa Salut, Kecamatan Kayangan, Kab. Lombok Utara.

Tim MER-C merupakan yang pertama melakukan pertolongan medis di desa itu pasca gempa yang terjadi Ahad (5/8) lalu yang melanda NTB.

Data pejabat desa setempat menyatakan, korban meninggal di desa tersebut 14 orang. Sementara korban luka ringan dan berat baru mendapat pengobatan setelah tim MER-C tiba di desa.

Desa Salut memiliki delapan dusun, yaitu Salut timur, Kendal Barat, Montong Singgang,  Tunjang Besi, Tanak Sebang,  Nursnjong, Sambitintang, dan Lokok Beru. Kondisi desa Salut masih mencekam. Listrik belum menyala sejak tragedi gempa. Masyarakat masih trauma. Hampir semua rumah warga hancur (90 persen).

Selain bantuan pengobatan medis, hal yang mendesak adalah kebutuhan air bersih. Selama ini warga mengandalkan air PAM desa. Sejak gempa, saluran air terputus hingga warga belum mendapat air bersih hingga saat

Sementara itu, Tim Bedah MER-C bersama tim bedah lainnya masih berfokus membantu pasien-pasien korban gempa dari berbagai daerah yang dirujuk ke RSU Mataram.

Tim melakukan _ward triage_ utk menentukan prioritas pasien yang dioperasi, lalu dilanjutkan dengan kegiatan operasi.

Ditengah operasi, tim dikejutkan dengan gempa cukup besar berkekuatan 6,2 SR, membuat dokter dan pasien panik sampai ada yang berlarian. Sementara, Tim berlindung di tepi-tepi dinding lantai 4, tempat kamar operasi berada.

Setelah gempa mereda, operasi segera diselesaikan dan lanjut briefing dengan Direktur RS serta tim lainnya. Diputuskan untuk menghentikan pelayanan di RS Mataram dan mencari alternatif pelayanan bedah di RS lain, atau dengan menggunakan tenda atau kontainer.

See also  Askrindo Syariah Gandeng ACT Salurkan Bantuan Korban Gempa Lombok
Tags: Bantuan Lombokgempa lombokMer-C IndonesiaMobile Clinic
Previous Post

3 Manfaat Jahe Untuk Kecantikan Kulit

Next Post

Para Tokoh Agama Dunia Akan Hadiri The 7th World Peace Forum di Jakarta

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks