MADANINEWS.ID, MAKKAH – Pengelolaan jutaan jemaah di Masjidil Haram terus didukung pemanfaatan teknologi. Menjelang musim Umrah 1448 Hijriah, otoritas Arab Saudi mulai memasang layar panduan digital di sejumlah gerbang dan area luar masjid untuk membantu jemaah memantau kondisi kepadatan sekaligus memilih pintu masuk yang paling efisien secara real-time.
Dilansir dari Ajel Saudi Arabia, sistem tersebut dirancang untuk memberikan informasi langsung mengenai kondisi setiap akses masuk ke Masjidil Haram. Dengan demikian, jemaah haji, umrah, maupun pengunjung dapat menentukan jalur yang paling tepat sehingga distribusi arus manusia lebih merata dan waktu tunggu dapat diminimalkan.
Pantau Kepadatan Mataf dan Mas’a Sebelum Masuk
Tak hanya menampilkan status pintu masuk, layar elektronik tersebut juga menyajikan informasi mengenai tingkat kepadatan di area mataf (lokasi tawaf) dan mas’a (jalur sa’i).
Informasi itu memungkinkan jemaah mempertimbangkan rute terbaik sebelum memasuki kawasan Masjidil Haram. Sistem juga mengarahkan pengunjung menuju pintu yang terhubung dengan lantai atas masjid sebagai upaya mengoptimalkan pemanfaatan fasilitas sekaligus memperlancar mobilitas di dalam area ibadah.
Selain informasi lalu lintas jemaah, layar panduan digital turut menghadirkan berbagai materi edukasi. Mulai dari petunjuk yang perlu diperhatikan sebelum memasuki masjid, panduan mengenai perilaku yang harus dihindari selama berada di dalam Masjidil Haram, hingga informasi mengenai layanan yang tersedia bagi jemaah.
Layanan yang ditampilkan meliputi fasilitas penyelesaian ritual ibadah, mutawwif digital, serta nomor layanan dukungan terpadu 1966. Seluruh informasi tersebut disiapkan untuk membantu meningkatkan kenyamanan sekaligus kualitas pengalaman ibadah para jemaah.
Pemasangan layar panduan digital ini menjadi bagian dari pengembangan layanan berbasis teknologi yang diterapkan otoritas Arab Saudi dalam mengelola kepadatan di Masjidil Haram. Langkah tersebut ditujukan untuk meningkatkan efisiensi operasional, memperbaiki kualitas pelayanan, sekaligus memperkuat kesiapan menyambut kedatangan jemaah pada musim umrah.
Arab Saudi Siapkan Layanan Umrah 1448 Hijriah
Di sisi lain, Presiden Urusan Agama Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, Syekh Dr Abdulrahman Al Sudais, telah meluncurkan rencana operasional musim Umrah 1448 Hijriah melalui Kepresidenan Urusan Keagamaan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.
Program tersebut mencakup berbagai layanan keagamaan, edukasi, dakwah, hingga penguatan layanan lapangan bagi jemaah.
“Rencana tersebut mencakup paket program dan inisiatif pengayaan, dakwah dan kesadaran serta melanjutkan pengembangan layanan keagamaan masjid,” lapor kantor berita Saudi SPA, dikutip pada Kamis (23/7/2026).
Al Sudais menjelaskan, rencana operasional tersebut difokuskan pada peningkatan kualitas layanan keagamaan, penguatan kesiapan operasional, serta peningkatan integrasi antarlembaga dan departemen. Upaya tersebut dilakukan untuk mengakomodasi jumlah jemaah umrah dan pengunjung yang terus meningkat sekaligus memperkaya pengalaman spiritual mereka.
