MADANINEWS.ID, JAKARTA – Seluruh penerbangan umrah rombongan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta kini resmi dilayani melalui Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F. PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports menyelesaikan proses perpindahan layanan tersebut setelah dilakukan secara bertahap sejak 1 Juli 2026.
Selama masa implementasi pada 1–10 Juli 2026, Bandara Soekarno-Hatta mencatat 118 penerbangan yang terdiri atas 59 penerbangan keberangkatan dan 59 penerbangan kedatangan dengan total 40.642 penumpang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 20.335 merupakan jemaah umrah atau sekitar 50,03 persen dari total penumpang yang dilayani.
General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta Heru Karyadi mengatakan proses transisi berjalan lancar berkat dukungan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari regulator, maskapai, perusahaan ground handling, hingga Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU).
“Alhamdulillah seluruh tahapan perpindahan layanan keberangkatan jemaah umrah rombongan ke Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F telah berjalan dengan lancar. Kami mengapresiasi dukungan seluruh stakeholder yang telah memastikan proses transisi berlangsung tertib dan pelayanan kepada para jemaah tetap berjalan optimal,” ujar Heru dalam keterangannya, Selasa (14/7/2026).
Seluruh Maskapai Umrah Kini Beroperasi di Terminal 2F
Perpindahan layanan dilakukan mengacu pada Surat Edaran Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nomor SEDJPU12 Tahun 2026 serta Surat Edaran Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Nomor SE-153/BN/2026.
Dengan rampungnya tahap ketiga implementasi pada 10 Juli 2026, seluruh maskapai yang melayani penerbangan umrah rombongan kini telah beroperasi melalui Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F.
Maskapai tersebut meliputi Loong Air, Hainan Airlines, Saudi Arabian Airlines, Scoot, Turkish Airlines, Qatar Airways, Egypt Air, Oman Air, Emirates, dan Etihad Airways.
Menurut Heru, kelancaran operasional selama masa transisi menunjukkan bahwa pemusatan layanan dapat dilakukan tanpa mengganggu pelayanan kepada jemaah.
“Keberhasilan implementasi layanan di Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada jemaah umrah. Kami akan terus melakukan evaluasi bersama seluruh stakeholder agar layanan yang diberikan semakin baik sehingga setiap jemaah dapat memulai perjalanan ibadahnya dengan aman, nyaman, dan berkesan sejak berada di Bandara Internasional Soekarno-Hatta,” pungkas Heru.
