Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Cuaca Madinah Bisa Sangat Panas, Kok Lantai Masjid Nabawi Tetap Adem? Ini Jawabannya

Abi Abdul Jabbar Sidik
8 June 2026 | 07:30
rubrik: Mancanegara, News
Cuaca Madinah Bisa Sangat Panas, Kok Lantai Masjid Nabawi Tetap Adem? Ini Jawabannya

Lantai Masjid Nabawi menggunakan marmer khusus yang dapat memantulkan panas. (foto:SPA)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, MADINAH — Suhu udara di Kota Madinah pada musim haji dan umrah kerap mencapai tingkat yang cukup tinggi. Namun, jutaan jemaah yang beraktivitas di pelataran Masjid Nabawi tetap dapat merasakan permukaan lantai yang relatif sejuk meski berada di bawah terik matahari.

Rahasia kenyamanan tersebut ternyata berasal dari penggunaan marmer putih khusus jenis Thassos yang dipasang di berbagai area kompleks Masjid Nabawi.

Otoritas Umum Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi mengungkapkan, material tersebut tidak hanya berfungsi sebagai elemen arsitektur, tetapi juga menjadi bagian penting dari sistem pengendalian suhu alami di lingkungan masjid.

Dengan luas pemasangan mencapai 117.000 meter persegi, marmer Thassos digunakan pada area pelataran luar, atap bangunan, hingga sejumlah area salat di Masjid Nabawi.

Mampu Memantulkan Panas Matahari

Salah satu keunggulan utama marmer Thassos terletak pada warna putih cerah yang dimilikinya. Karakteristik tersebut membuat material ini mampu memantulkan cahaya dan panas matahari dengan sangat baik.

Kemampuan refleksi yang tinggi membantu mengurangi penyerapan panas pada permukaan lantai sehingga suhu di area sekitar masjid tetap lebih nyaman bagi jemaah yang beribadah maupun beraktivitas.

Berkat teknologi alami tersebut, permukaan marmer tetap terasa sejuk meski terpapar sinar matahari dalam waktu yang lama.

Keberadaan marmer Thassos menjadi salah satu faktor yang mendukung kenyamanan jutaan jemaah, terutama saat musim haji dan umrah ketika kawasan Masjid Nabawi dipadati pengunjung dari berbagai negara.

Digunakan di Area Seluas 117.000 Meter Persegi

Marmer Thassos dipasang di berbagai bagian kompleks Masjid Nabawi, mulai dari pelataran terbuka hingga area atap bangunan.

Dengan cakupan mencapai 117.000 meter persegi, kawasan Masjid Nabawi menjadi salah satu area ibadah terbuka berlapis marmer terbesar di dunia.

See also  Selain ke Masjidil Haram, PPIH Juga Fasilitasi Jemaah Sakit KKHI Ziarah ke Nabawi

Selain memberikan efek pendinginan alami, penggunaan marmer tersebut juga memperkuat nilai estetika dan karakter visual Masjid Nabawi yang dikenal sebagai salah satu ikon penting dunia Islam.

Otoritas Umum Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi menjelaskan bahwa pemilihan marmer Thassos dilakukan berdasarkan kualitas material dan kemampuannya dalam memantulkan sinar matahari secara optimal.

Karakteristik tersebut dinilai sangat sesuai dengan kondisi cuaca Madinah yang didominasi suhu panas sepanjang tahun.

Pemanfaatan material ini menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan ibadah yang lebih nyaman bagi para jemaah yang datang dari berbagai negara.

Untuk menjaga fungsi dan kualitasnya, marmer Thassos menjalani perawatan rutin sepanjang tahun.

Perawatan dilakukan melalui proses pembersihan, pemolesan, dan sterilisasi secara berkala menggunakan bahan yang ramah lingkungan serta aman bagi kesehatan.

Langkah tersebut dilakukan agar kemampuan marmer dalam memantulkan panas tetap terjaga sekaligus mempertahankan tampilan estetika kawasan Masjid Nabawi.

Dengan perawatan yang berkelanjutan, marmer Thassos terus menjadi salah satu elemen penting yang membantu menciptakan kenyamanan bagi jutaan jemaah dan pengunjung yang beribadah di Masjid Nabawi setiap harinya.

Tags: cuaca madinahlantai masjid nabawimadinahmarmer thassosMasjid Nabawi
Previous Post

Jangan Sampai Hilang! Kemenhaj Ingatkan Paspor Jadi Kunci Kepulangan Jemaah Haji

Next Post

Dijuluki ‘Tanah Abang-nya Makkah’, Pasar Kakiyah Diserbu Jemaah Haji Indonesia Berburu Oleh-Oleh

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks