IBADAH.ID, MADINAH- Pemerintah Arab Saudi menggelar pameran Al-Qur’an disebelah alun-alun barat Masjid Nabawi Madinah. Pameran ini menyoroti kebesaran kitab Allah dan pentingnya pemuliaan dan sejarahnya. Tujuannya untuk memperkenalkan pengunjung pada kitab suci Al-Quran dalam presentasi layaknya sebuah museum.
Dilansir dari Arab News Kamis (02/08), Beberapa kegiatan dalam pameran ini antara lain berupa belajar dan mengajar Qur’an; menyoroti kebesaran Al-Qur’an; memahami sejarah Al-Qur’an, menampilkan teknologi khusus Al-Qur’an; menampilkan bergam teks al-Quran dari yang aling kuno hingga sekarang, dan mendemonstrasikan upaya Kerajaan Arab Saudi dalam merawat Al-Qur’an.
Direktur Pameran Al-Quran, Raja bin Ayesh Al-Juhani mengatakan presentasi dalam pameran dihadirkan dengan beragam bahasa yang meliputi bahasa Arab, Inggris, Urdu, Prancis, Indonesia, Turki, dan Hausa.
Pameran ini mempekerjakan sebanyak 22 orang yang dibagi pada tugas pemandu dan penerjemah. Keduanya bertugas untuk menyoroti upaya historis dan modern dari Kerajaan Arab Saudi untuk melestarikan Al-Qur’an dan naskah lama, serta berbicara tentang kaligrafi, foto dan hal-hal lain yang berkaitan dengan kitab suci Al-Quran.
Al-Juhani menuturkan dalam pameran ini juga dijelaskan mengenai fase-fase turunnya wahyu Al-Qur’an, aspek-aspek dari setiap Surat di dalamnya, Ayat-ayat hingga penggambaran bagaimana Al-Quran telah dikumpulkan dan diatur sejak zaman Nabi dan Khulafaur Rashidin dan bagaimana hingga bisa dicetak seperti sekarang.
Selain itu, ditunjukan pulan bagaimana proses pemeriksaan dalam pencetakan AL-Quran hingga pemeliharaannya untuk mengontrol teks Al-Qur’an tanpa kesalahan atau salah tafsir. Pengunjung akan belajar tentang bagaimana Al Qur’an saat ini sedang ditulis.
Upaya Kerajaan Arab Saudi dalam memelihara Al-Quran bisa dilihat melalui Kompleks Percetakan Raja Fahd Glorious di Madinah dan keragaman publikasi melalui klip audio dan video.
