MADANINEWS.ID, Madinah – Arab Saudi memperkuat layanan khusus bagi jemaah haji lanjut usia (lansia) dan penyandang disabilitas di kawasan Masjid Nabawi selama musim haji tahun ini. Sistem layanan terintegrasi disiapkan untuk memudahkan mobilitas, akses ibadah, hingga memastikan keamanan kelompok jemaah yang membutuhkan perhatian khusus.
Melansir Saudi Press Agency (SPA), layanan tersebut mencakup berbagai fasilitas pendukung yang dirancang agar jemaah lansia dan penyandang disabilitas dapat menjalankan ibadah dan kunjungan ke Masjid Nabawi dengan lebih nyaman.
Fasilitas yang disediakan antara lain kursi roda listrik, kursi roda manual, hingga kendaraan dorong yang ditempatkan di sejumlah titik layanan.
Selain itu, akses di area masjid juga telah disesuaikan, termasuk jalur pergerakan, pintu masuk, serta lift untuk mempermudah mobilitas jemaah.
Jalur Khusus hingga Petugas Pendamping
Pemerintah Arab Saudi juga menyiapkan jalur khusus dan area tertentu yang dirancang sesuai kebutuhan jemaah lansia dan penyandang disabilitas.
Tak hanya fasilitas fisik, petugas lapangan dan tim pemandu juga disiagakan untuk memberikan bantuan langsung di berbagai titik di area pusat Masjid Nabawi.
Petugas membantu jemaah menuju area salat, fasilitas umum, hingga layanan lain yang tersedia.
Pada jam-jam sibuk, tim tersebut juga membantu mengatur arus pergerakan untuk menjaga keselamatan serta mencegah kepadatan berlebih.
Peta Digital via QR Code
Untuk mendukung kemudahan akses, Arab Saudi juga mengintegrasikan layanan digital di kawasan Masjid Nabawi.
Jemaah dapat mengakses peta interaktif melalui QR code yang tersedia di gerbang pelataran masjid.
Layanan digital ini dirancang untuk membantu pengunjung menemukan lokasi fasilitas maupun titik layanan yang dibutuhkan dengan lebih cepat.
Terintegrasi dengan Layanan Kesehatan dan Darurat
Layanan pendukung lainnya juga telah disiapkan, termasuk toilet khusus yang telah disesuaikan dengan kebutuhan lansia dan penyandang disabilitas.
Selain itu, layanan panduan dan informasi tersedia dalam beberapa bahasa untuk membantu jemaah internasional.
Sistem ini juga terhubung dengan layanan transportasi, pengelolaan kepadatan jemaah, layanan kesehatan, hingga layanan darurat di kawasan pusat Madinah.
Arab Saudi menyebut integrasi layanan ini menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan ibadah yang aman, inklusif, dan nyaman bagi seluruh jemaah selama musim haji.
