Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

KKHI Imbau Jamaah Haji Kurangi Aktifitas tak Penting

Abi Abdul Jabbar Sidik
2 August 2018 | 09:49
rubrik: Haji & Umrah
KKHI Imbau Jamaah Haji Kurangi Aktifitas tak Penting

Kepala KKHI Daker Makkah Dr. Nirwan Satria. (foto:MCH)

Share on FacebookShare on Twitter

IBADAH.ID, MAKKAH – Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Daerah Kerja (Daker) Makkah menghimbau agar jamaah haji bisa menjaga kesehatan dan kondisi tubuhnya. Ini mengingat ibadah haji membutuhkan kondisi fisik yang prima disamping cuaca panas di Arab Saudi pada puncak haji yang bisa mencapai suhu lebih dari 45 drajat.

“Imbauannya itu adalah yang susah dari jemaah kita, belum apa-apa sudah sibuk melakukan hal-hal yang tak penting, contoh beli oleh-oleh. itu contoh kecapean belanja. kan suda lama antre untuk haji seharusnya sampe sini kan untuk haji,” kata Kepala KKHI Daker Makkah dr. Nirwan Satria di Kantor KKHI di wilayah Aziziyah Janubiyah. Rabu (02/08).

Menurut Nirwan kondisi kecapekan, kelelahan, dan permasalahan kesehatan bisa mengakibatkan penyakit Delirum dan Dimensia.

“Padahal sudah di Arab, merasa masih di Indonesia. Kenapa? saya dapet informasi dari tim mobile, selama di pesawat dia tidak minum-minum, dikasih pramugari dua gelas cukup saja itu, padahal kan boleh minta, budaya kita nerima, sungkan untuk minta,” ujar Nirwan.

Nirwan menambahkan pihaknya juga tak pernah bosan mengimbau jemaah untuk banyak minum dan makan tepat pada waktunya. Jangan juga terlalu sibuk beribadah tapi melupakan kesehatannya.

“Umpamanya lagi di Haram, sudah jam makan, males keluar untuk turun, sampe sore tiba-tiba sudah ga kuat, panas. makanya saya imbau, bisa bawa bekal ke belakang makan. kalau ga bisa bawa kurma,” imbaunya.

KKHI juga menyediakan APD (Alat Pelindung Diri) antara lain sandal, kacamata, alat semprot wajah, dan paying. “itu jangan dijadikan oleh-oleh. malah nggak dipakai, mestinya dipakai,” ungkap Nirwan.

“APD itu kan alat pelindung diri, bagi jemaah kita, ‘wah ini kayaknya unik ini, bawa saja sebagai oleh-oleh’. Ada yang begitu. Simpan di plastik untuk cucunya, untuk anaknya,” pungkasnya

See also  Komnas Haji: Pelibatan KPK Wujudkan Penyelenggaraan Haji yang Bebas dari Praktik Koruptif
Tags: dr. Nirwan Satriakesehatan hajiKKHI
Previous Post

Kemenkop dan UKM Membangun Inovasi UKM Lewat Inkubator Bisnis

Next Post

Arab Saudi Gelar Hackathon Haji Pertama dan Terbesar di Dunia

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks