MADANINEWS.ID, JAKARTA – Perjalanan menuju Tanah Suci bukan hanya soal kesiapan fisik dan logistik, tetapi juga kesiapan spiritual. Di antara amalan yang dianjurkan sebelum berangkat haji adalah menunaikan sholat safar dua rakaat—sebuah ibadah sederhana namun sarat makna, sebagai bentuk tawakal dan permohonan perlindungan kepada Allah SWT.
Dalam tradisi umat Islam, sholat safar menjadi pembuka perjalanan panjang yang penuh harap. Ia bukan sekadar ritual, tetapi penyerahan diri sepenuhnya kepada Sang Penjaga perjalanan.
Merujuk pada buku Panduan Doa dan Dzikir Haji dan Umrah yang Dicontohkan Rasulullah dan Para Ulama karya Deden Hafid Usman dkk, sholat safar adalah sholat sunnah yang dilakukan dua rakaat ketika hendak bepergian atau setelah pulang dari perjalanan.
Amalan ini memiliki dasar dari riwayat sahabat Abu Hurairah, di mana Nabi Muhammad SAW bersabda:
إِذَا خَرَجْتَ مِنْ مَنْزِلِكَ فَصَلِّ رَكْعَتَيْنِ تَمْنَعَانِكَ مُخْرَجَ السُّوْءِ وَإِذَا دَخَلْتَ إِلَى مَنْزِلِكَ فَصَلِّ رَكْعَتَيْنِ تَمْنَعَانِكَ مُدْخَلَ السُّوْءِ
Artinya:
“Apabila Engkau akan keluar dari rumahmu, sholatlah dua rakaat, insyaallah dua rakaat itu akan memelihara dirimu dari tempat keluarnya keburukan, dan apabila Engkau masuk ke dalam rumahmu maka sholatlah dua rakaat, insyaallah dengan dua rakaat itu memeliharamu dari masuknya keburukan.” (HR Baihaqi)
Tata Cara Sholat Safar 2 Rakaat
Sholat safar dilakukan seperti sholat sunnah pada umumnya, dengan dua rakaat. Berikut tata caranya:
1. Membaca Niat
أصَلِّي سُنَّةَ السَّفَرِ رَكْعَتَيْنِ اللَّهِ تَعَالَى
Artinya: “Aku niat sholat sunah safar dua rakaat karena Allah Ta’ala.”
2. Dikerjakan Dua Rakaat Seperti Sholat Sunnah
Sholat safar dilaksanakan dua rakaat dengan gerakan yang sama seperti sholat pada umumnya, dimulai dari takbiratul ihram hingga salam.
Adapun bacaan yang dianjurkan:
- Rakaat pertama: setelah Al-Fatihah membaca Surah Al-Kafirun
- Rakaat kedua: setelah Al-Fatihah membaca Surah Al-Ikhlas
3. Berdoa Setelah Sholat
Setelah selesai sholat, dianjurkan untuk memanjatkan doa memohon perlindungan selama perjalanan.
اللَّهُمَّ إِلَيْكَ تَوَجَّهْتُ وَبِكَ اعْتَصَمْتُ. اللَّهُمَّ اكْفِنِي مَا هَمَّنِي وَمَالَا أَهْتَمُّ لَهُ اللَّهُمَّ زَوَّدْنِي التَّقْوَى وَاغْفِرْ لِي ذَنْبِي
Artinya:
“Ya Allah, kepada-Mu aku menghadap dan dengan-Mu aku berpegang teguh. Ya Allah, lindungilah aku dari sesuatu yang menyusahkan dan sesuatu yang tidak kuperlukan. Ya Allah, bekalilah aku dengan takwa dan ampunilah dosaku.”
