Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Negara Rogoh Rp1,77 T Demi Haji Tetap Murah!

Abi Abdul Jabbar Sidik
9 April 2026 | 08:30
rubrik: Haji & Umrah
Negara Rogoh Rp1,77 T Demi Haji Tetap Murah!

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (foto:ist/dok)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, JAKARTA – Pemerintah menyiapkan bantalan fiskal sebesar Rp1,77 triliun untuk menahan lonjakan biaya penerbangan haji 2026, di tengah kenaikan harga avtur global yang menekan ongkos operasional.

Langkah ini diambil agar calon jemaah tetap membayar biaya haji lebih rendah, sesuai kebijakan penurunan BPIH tahun ini.

Kebijakan tersebut disampaikan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu.

APBN Jadi Penyangga Kenaikan Biaya

Purbaya menegaskan tambahan anggaran bersumber dari cadangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara yang berasal dari hasil efisiensi belanja pemerintah.

“Dari APBN lah, kan masih ada cadangan-cadangan,” ujar Purbaya.

Ia menjelaskan, efisiensi anggaran yang dilakukan sepanjang tahun memungkinkan pemerintah mengalihkan sebagian dana untuk kebutuhan mendesak.

“Kita kan udah efisiensi. Itu saya yakin efisiensi itu yang dihitung setahun, sebagiannya, sampai akhir tahun kan. Kalau efisiensi itu diambil, ditaruh di satu tempat, nanti itu akan disalurkan ke yang tadi, ke yang pengeluaran baru,” jelasnya.

Respons Lonjakan Avtur Global

Tambahan Rp1,77 triliun tersebut dialokasikan untuk meredam dampak kenaikan harga avtur yang memicu naiknya tarif penerbangan haji.

Dengan intervensi anggaran negara ini, pemerintah memastikan tambahan biaya tidak akan dibebankan kepada jemaah.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen menurunkan biaya haji meski tekanan biaya meningkat.

“Kita pastikan bahwa biaya haji 2026, kita turunkan harganya sekitar Rp2 juta rupiah, walaupun harga avtur naik,” kata Presiden Prabowo dalam Rapat Kerja Pemerintah di Istana, Jakarta.

Dukungan anggaran tersebut akan digunakan untuk membantu sekitar 220 ribu calon jemaah haji Indonesia yang terdampak kenaikan biaya penerbangan.

Pemerintah bersama DPR sebelumnya telah menyepakati Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2026 tetap turun Rp2 juta dibanding tahun sebelumnya.

See also  Keppres Biaya Haji 1445 H Terbit, Catat Besaran dan Tahapan Pelunasannya

Dengan penyesuaian itu, biaya haji tahun ini tercatat sebesar Rp87.409.366 per jemaah.

Tags: APBNBiaya Hajiharga avtur naikPENERBANGAN HAJIpurbaya yudhi sadewa
Previous Post

Prabowo Pastikan Biaya Haji 2026 Turun Meski Harga Avtur Naik

Next Post

Arab Saudi Bagi-bagi Diskon untuk Jemaah Haji via Nusuk Card

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks