Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Tim Kemanusiaan Dompet Dhuafa Kirim Psikolog Bagi Anak Sembalun

Abi Abdul Jabbar Sidik
1 August 2018 | 11:47
rubrik: Nusantara
Tim Kemanusiaan Dompet Dhuafa Kirim Psikolog Bagi Anak Sembalun

Tim Kemanusiaan Dompet Dhuafa Kirim Psikolog Bagi Anak Sembalun. (foto:istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

IBADAH.ID, LOMBOK– Dompet Dhuafa bergerak membantu korban serta turut berupaya memulihkan psikologi anak-anak korban gempa bumi.

Salah satunya, dengan melakukan pemulihan psikologis yang merupakan upaya untuk mengurangi tingkat trauma anak-anak akibat terkena dampak psikologis yang ditimbulkan pasca kejadian bencana di wilayah Sembalun Lawang tepatnya di Dusun Lebak Dayah, Lombok Timur pada Selasa (31/07)

“Tim yang diterjunkan adalah para relawan praktisi psikologi yang akan berfokus pada memberikan pertolongan pertama Psikologi  (PFA) dan beberapa pendekatan untuk stabilisasi psikis korban,” ujar Koordinator Psycological Maya Sita Darlina, Spsi kepada Ibadah.id Rabu (01/08).

Ia menambahkan, proses selanjutnya adalah melibatkan warga lokal dengan pola kaderisasi, mengedukasi warga lokal untuk bisa mendampingi pelaksanaan program ini saat dibutuhkan di waktu selanjutnya ke dalam berbagai program healing seperti berlatih relaksasi.

Selain itu juga Tim Kemanusiaan Dompet Dhuafa, kata dia mengirimkan tim psikologi yang akan menerapkan beberapa agenda kerja dengan Melakukan screening para korban, lalu memisahkan antara korban dewasa dan anak-anak.

“Dalam pemulihan psikologis dilakukan dengan cara berkemah, bernyanyi, bermain game, dongeng ceria dan membagikan makanan ringan kepada anak-anak,” ungkapnya.

Pemulihan psikologis menurutnya merupakan upaya untuk mengurangi tingkat trauma dewasa dan anak-anak akibat terkena dampak psikologis yang ditimbulkan pasca kejadian bencana. lalu memisahkan antara korban dewasa dan anak-anak. Screening singkat orang dewasa melalui berbagai metode seperti interview singkat dan observasi. (Tio /Kontributor)

See also  Kompartemen Koperasi di OJK Diusulkan MenKopUKM Ada Dalam RUU PPSK
Tags: bencana lombokdompet dhuafagempa lombok
Previous Post

KIBBM Minta OKI Seret Zionis ke Pengadilan Internasional

Next Post

MUI Diharapkan Menjadi Motor Penanggulangan Narkoba Berbasis Masjid

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks