Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Museum di Makkah Tampilkan Manuskrip Al-Qur’an Terbesar di Dunia, Sudah Diakui Guinness World Records

Abi Abdul Jabbar Sidik
6 February 2026 | 10:30
rubrik: Mancanegara, News
Museum di Makkah Tampilkan Manuskrip Al-Qur’an Terbesar di Dunia, Sudah Diakui Guinness World Records

Manuskrip Al Quran Terbesar di Museum Hira di Makkah. (foto:ist/dok)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, MAKKAH – Salah satu koleksi paling mencuri perhatian kini dipamerkan di kawasan budaya Hira, Makkah. Museum Al-Qur’an menampilkan manuskrip Al-Qur’an berukuran raksasa yang tercatat sebagai salinan terbesar di dunia, sekaligus menjadi daya tarik utama bagi pengunjung kawasan tersebut.

Pameran ini digelar di Museum Al-Qur’an yang berada di kawasan Hira Cultural District. Keberadaan manuskrip tersebut memperkuat posisi kawasan Hira sebagai pusat edukasi dan pelestarian warisan Islam.

Berdasarkan keterangan yang dilansir Kantor Berita Saudi SPA, manuskrip Al-Qur’an tulisan tangan tersebut memiliki ukuran 312 sentimeter × 220 sentimeter dengan total 700 halaman. Atas skala dan keunikannya, museum ini memperoleh pengakuan dari Guinness World Records sebagai lokasi yang memamerkan Al-Qur’an terbesar di dunia.

Reproduksi Manuskrip Al-Qur’an Abad ke-16

Manuskrip raksasa yang dipamerkan merupakan versi reproduksi yang diperbesar dari naskah Al-Qur’an bersejarah yang berasal dari abad ke-16. Naskah aslinya memiliki ukuran jauh lebih kecil, yakni 45 sentimeter × 30 sentimeter.

Dalam manuskrip tersebut, ayat-ayat Al-Qur’an ditulis menggunakan khat Tsuluts sebagai gaya utama, sementara Surah Al-Fatihah ditulis dengan khat Naskh. Perbedaan gaya tulisan ini mencerminkan keragaman serta kehalusan seni kaligrafi Arab pada masanya.

Detail Seni Kaligrafi dan Penjilidan

Manuskrip ini dikenal sebagai salah satu contoh istimewa seni kaligrafi Arab klasik. Selain keindahan tulisan, naskah tersebut juga menampilkan teknik penyepuhan (gilding) dan penjilidan buku yang rumit.

Ragam hiasnya memperlihatkan dekorasi detail, termasuk motif berbentuk matahari pada halaman pembuka, serta desain khusus pada halaman judul dan pembuka. Seluruh elemen tersebut menunjukkan tingkat penguasaan seni Islam yang tinggi, sekaligus menegaskan nilai artistik Al-Qur’an sebagai karya religius dan budaya.

See also  Minyak Makan Merah Hanya Akan Dapat Diproduksi Koperasi Petani Sawit

Naskah Asli Disimpan di Kompleks Wakaf Nasional

Dalam catatan sejarahnya, manuskrip Al-Qur’an ini diketahui diwakafkan pada tahun 1300 Hijriah atau 1883 Masehi. Sementara versi reproduksi dipamerkan untuk publik di Museum Al-Qur’an kawasan Hira Cultural District, naskah aslinya saat ini disimpan dan dilestarikan di King Abdulaziz Complex for Endowment Libraries.

Keberadaan manuskrip tersebut menjadi simbol penghormatan umat Islam terhadap Al-Qur’an, sekaligus menggambarkan kekayaan tradisi seni Islam yang berkembang lintas abad.

Tags: distrik budaya hiraGuinness World Recordsmanuskrip al quranmanuskrip al-quran terbesarmuseum hira makkah
Previous Post

Masjidil Haram dan Nabawi Rilis Jadwal Imam Tahajjud Ramadhan 1447 H, Simak Disini!

Next Post

Saudi Rilis Aturan Bagasi bagi Jemaah Umrah Ramadhan 2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks