Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Majelis Ilmu HISSI Tangsel, Siap Jadikan Moto Tangsel Semakin Aplikatif

Abi Abdul Jabbar Sidik
31 July 2018 | 15:32
rubrik: Majelis Taklim
Majelis Ilmu HISSI Tangsel, Siap Jadikan Moto Tangsel Semakin Aplikatif

Pengurus Majelis Ilmu HISSI Tangsel. (foto:ibadah.id)

Share on FacebookShare on Twitter

IBADAH.ID, TANGERANG SELATAN – Meski belum lama berdiri, kepengurusan Himpunan Ilmuwan dan Sarjana Syariah Indonesia (HISSI) Tangerang Selatan terus memberikan perannya dalam ranah pemikiran dan gagasan, khususnya di wilayah Tangerang Selatan, Banten.

Dibawah komando Nurdin, S.Th.I, M.Si, HISSI Tangsel menunjukkan geliatnya sebagai kumpulan para ilmuan dan sarjana syariah. Hal itu terlihat dari rutinnya HISSI Tangsel mengadakan kegiatan kajian bulanan.

Seperti diketahui, lahirnya HISSI berawal dari sebuah Seminar Internasional tentang Hukum Islam di Asia Tenggara yang diselenggarakan oleh Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, pada 9 Desember 2007 silam. Kala itu, peserta seminar meginginkan terbentuknya sebuah organisasi yang mewadahi para ilmuwan dan sarjana syariah. Selanjutnya terpilihlah, Prof. Dr. Amin Suma sebagai Ketua Umum HISSI periode pertama hingga saat ini.

Selenggarakan Kajian Internal Hingga Kajian Terbuka

Sebagai sebuah organisasi kemasyarakatan, HISSI mempunyai misi memberikan landasan nilai-nilai kesyariahan dalam pembentukan dan pengembangan perundang-undangan di Indonesia, hal itu tercantum dalam Anggaran Dasar dan Rumah Tangga (AD ART) HISSI. Usaha yang dilakukan HISSI antara lain menyelenggarakan pertemuan untuk mengkaji dan merumuskan konsep-konsep syariat Islam yang berguna bagi pembinaan hukum nasional.

Untuk HISSI Tangesl sendiri, kini sedikitnya telah melaksanakan tiga kali kajian bulanan dengan berpindah-pindah tempat. Nurdin selaku Ketua Umum HISSI Tangsel mengatakan, tujuan diadakannya kajian atau diskusi ini adalah untuk memperkaya dan mempertajam ilmu tentang syariah.

“Edisi yang lalu kita telah mengkaji tentang Ekonomi Islam dan untuk saat ini kita mengkaji soal Hukum Islam. Tujuannya tentu saja untuk mendalami, memperkaya dan mempertajam dasar-dasar atau teori tentang Hukum Islam itu sendiri, kalau kita merujuk pada diskusi pada malam hari ini. Itu dari sisi internal. Dari sisi eksternal, kita ingin memberikan informasi kepada masyarakat umum tentang perspektif atau cara pandang HISSI tentang kajian yang kita bahas. Fokus kajian memang di syariah, tapi kita juga bahas disiplin ilmu lain,  ” ujar Nurdin, S.Th.I, M.Si, selaku Ketua Umum HISSI Tangsel  kepada ibadah.id beberapa waktu lalu.

See also  Pusat Studi Akhlak: Bangun Akhlak Mulia, Menuju Kemandirian Bangsa

Nurdin melanjutkan, pada awalnya kajian bulanan HISSI dimaksudkan untuk pengurus saja, namun karena banyaknya kalangan yang antusias maka dibukalah untuk umum.

“Pas kita coba publish ternyata banyak yang berminat. Akhirnya kita bersepakat kajian ini untuk pengurus dan juga masyarakat yang berminat silahkan ikut,” pungkas Nurdin.

Tempat Penyelenggaraan Berorientasi Silatul Fikri dan Silaturahmi

Mengenai tempat diskusi yang berpindah-pindah, Nurdi menjelaskan, hal itu dilakukan untuk mempererat tali silaturahmi.

“Kita metodenya menjelajah. Kita utamakan ke rumah-rumah pengurus HISSI. Ini dilakukan semata untuk mempererat tali silaturahmi. Jadi silatul fikri dapat, silaturahminya juga dapat. Jadi itu tujuan kenapa tempatnya berpindah-pindah,” sambung Nurdin.

Ia berharap, kajian-kajian yang dilakukan oleh HISSI bisa memasyarakat, dipahami dan juga disyiarkan. Untuk narasumber sendiri lebih mengutamakan keluarga besar HISSI, karena di dalamnya terdapat banyak pakar, profesor, doktor dan lain sebagainya.

“Namun ke depan tidak hanya dari pengurus HISSI saja, ada juga para ulama, ilmuan dan para akademisi yang tentunya kita sesuaikan dengan tema diskusi,” papar Nurdin.

Siap Dukung Tanggerang Selatan Wujudkan Motonya

Lebih lanjut ia menjelaskan, untuk periode pertama kepengurusan HISSI Tangsel lebih mengambil peran pemikiran dan gagasan, maka konsentrasinya adalah kontribusi pemikiran dan gagasan untuk pemerintah daerah dan masyarakat secara umum.

“Selain itu, kita juga akan mengadakan kegiatan-kegiatan sosial dan lomba karya tulis ilmiah tingkat SMA tentang CEMORE-nya Tangsel,” tutur Nurdin.

CEMORE merupakan singkatan Cerdas, Modern dan Religius yang menjadi moto kota Tangerang Selatan. Hal itu sejalan dengan jargon HISSI yaitu, “Memasyarakatkan syariah, dan mensyariahkan masyarakat”.

“Apa yang menjadi pemikiran-pemikiran dari diskusi ini ke depannya diharapkan menjadi masukan untuk pemerintah, khususnya Tangsel. Jadi semoga ini semakin mewarnai Kota Tangsel yang mempunyai moto cerdas, modern dan religius,” tutup Nurdin.

See also  Komunitas Terang Jakarta Siap Terangi Jalan Hijrah Kaum Muda
Tags: Majelis Ilmu HISSI
Previous Post

Taufik Latama, Sukses Berkat Dana Wirausaha Pemula

Next Post

LAZIS Wahdah Mobilisasi Bantuan untuk Korban Gempa Lombok

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks