Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Berswafoto di Masjidil Haram Boleh, Tapi Wajib Perhatikan 3 Etika Ini!

Abi Abdul Jabbar Sidik
8 January 2026 | 08:00
rubrik: Haji & Umrah
Kenapa Jamaah Haji dan Umrah disebut Tamu Allah?

Jamaah haji melaksanakan salat berjamaah di masjidil Haram. (foto:ist/dok)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, JAKARTA – Lonjakan jumlah jemaah umrah di musim dingin membuat Masjidil Haram semakin padat. Di tengah suasana tersebut, aktivitas swafoto dan perekaman video di area ibadah kian marak, terutama di sekitar thawaf dan sa’i. Ponsel dan kamera tampak hampir tak lepas dari tangan sebagian jemaah.

Menanggapi kondisi itu, Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi kembali mengingatkan pentingnya menjaga etika saat mengambil gambar di kawasan Masjidil Haram. Imbauan ini disampaikan demi menjaga ketertiban, kekhusyukan ibadah, serta menghormati kesucian salah satu tempat paling sakral bagi umat Islam.

Tiga Aturan Utama Saat Ambil Foto

Melalui unggahan resmi di platform X @MoHU_En, Kementerian Haji dan Umrah menegaskan ada tiga hal yang wajib diperhatikan jemaah ketika mengambil foto atau video di Masjidil Haram.

Pertama, jemaah dilarang berhenti atau menghalangi arus pergerakan. Area thawaf dan jalur menuju sa’i memiliki alur yang padat, sehingga berhenti untuk berfoto berpotensi menimbulkan kemacetan dan mengganggu keselamatan jemaah lain.

Kedua, jemaah tidak diperkenankan memotret orang lain tanpa izin. Privasi dan kenyamanan sesama jemaah harus tetap dijaga, terutama di lingkungan ibadah.

Ketiga, jemaah diminta tidak terlalu fokus pada pengambilan gambar hingga melalaikan ibadah. Dokumentasi diperbolehkan, namun tidak boleh menggeser tujuan utama kehadiran di Masjidil Haram, yaitu beribadah.

Perhatikan Kepadatan Area Ibadah

Selain soal etika dokumentasi, Kementerian Haji dan Umrah juga mengingatkan jemaah agar lebih cermat memantau tingkat kepadatan di area thawaf dan sa’i. Informasi kepadatan dapat diakses melalui layar digital yang tersedia di pelataran Masjidil Haram maupun layanan informasi resmi lainnya.

Dengan memperhatikan waktu dan memilih kondisi yang lebih lengang, jemaah diharapkan dapat beribadah dengan lebih aman, tertib, dan khusyuk, tanpa mengganggu kenyamanan jemaah lainnya.

See also  Bandara Banyuwangi Siap Terbangkan Jemaah Umrah Mulai Februari 2024
Tags: aturan foto saat umrahaturan masjidil haramUmrah
Previous Post

Danantara Targetkan Kampung Haji Makkah Tahap Awal Tampung 22.000 Jemaah

Next Post

Mulai Layani Jemaah Umrah RI di 2026, Siapa Pemilik Mukhtara Air?

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks