Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Menag Gaungkan “Kurikulum Berbasis Cinta” di Forum Lintas Iman Asia

Abi Abdul Jabbar Sidik
18 September 2025 | 06:30
rubrik: News, Nusantara
Menag Gaungkan “Kurikulum Berbasis Cinta” di Forum Lintas Iman Asia

Menag Nasaruddin Umar bersama dengan Sekretaris Jenderal CCA Mathews George Chunakara (kiri) dan Ketua Umum PGI Pdt. Jacklevyn Fritz Manuputty (kanan). (foto:dok kemenag)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, Jakarta – Menteri Agama Nasaruddin Umar membawa pesan unik di forum lintas iman Asia. Alih-alih bicara angka atau kebijakan kaku, ia mengusung gagasan “Kurikulum Berbasis Cinta” sebagai solusi pendidikan inklusif, penguatan moderasi beragama, dan perlindungan hak-hak minoritas.

Pesan itu disampaikan Menag saat menjadi keynote speaker di Inter Religious Conference on Freedom of Religion and Rights of Religious Minorities in Asia yang digelar Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) bersama Christian Conference of Asia (CCA) di Graha Oikoumene, Jakarta, Rabu (17/9/2025).

Indonesia, Laboratorium Keragaman

Dalam pidatonya, Nasaruddin menegaskan bahwa Indonesia kerap dikenal sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar, tetapi nilai strategisnya justru terletak pada keragamannya. “Lebih dari 17 ribu pulau, 1.300 etnis, enam agama resmi—ini bukan sekadar data. Diversitas adalah keberuntungan sekaligus tantangan terbesar kita,” ujarnya.

Menurutnya, kesatuan tidak mungkin dipaksakan lewat kekuatan politik atau ekonomi semata. Fondasi sejati, kata Nasaruddin, justru ada pada budaya cinta: empati, belas kasih, dan rasa hormat.

Kurikulum Berbasis Cinta, lanjutnya, bukan hanya konsep abstrak. Ia menunjuk Masjid Istiqlal sebagai contoh nyata. Pembangunan Terowongan Silaturahmi yang menghubungkan Istiqlal dengan Gereja Katedral di Jakarta disebutnya sebagai metafora hidup.

“Masjid Istiqlal saya pahami bukan hanya untuk Muslim, melainkan pusat kemanusiaan. Terowongan Silaturahmi adalah simbol: keyakinan tidak saling berhadapan, tapi bekerja sama. Komunitas tidak terpisah, melainkan saling terhubung,” ungkapnya.

Tantangan Intoleransi

Meski begitu, Menag mengakui bahwa kebebasan beragama di Asia masih menghadapi ujian. Intoleransi, diskriminasi, hingga ketidakadilan masih terjadi, terutama menimpa kelompok minoritas.

“Melindungi kebebasan beragama bukan hanya kewajiban konstitusional, tapi tugas spiritual. Setiap tindakan toleransi adalah refleksi kasih sayang kita kepada Tuhan,” katanya.

See also  Imbas Aksi Pembakaran Al-Quran, Swedia Dihantui Ancaman Terorisme

Karena itu, pendidikan berbasis kasih sayang dipandangnya sebagai alat paling ampuh untuk mencegah kekerasan dan menumbuhkan generasi yang menjunjung keadilan serta melindungi kelompok rentan.

Menutup pidatonya, Nasaruddin mengajak seluruh peserta konferensi menjadikan forum lintas iman sebagai titik tolak kerja sama baru antarnegara. “Biarkan semangat kasih sayang membimbing kita semua. Mari jadikan pertemuan ini sebagai penunjuk harapan untuk dunia,” pungkasnya.

Konferensi ini dihadiri tokoh lintas iman, termasuk Sekretaris Jenderal CCA Mathews George Chunakara, Ketua Umum PGI Pdt. Jacklevyn Fritz Manuputty, perwakilan berbagai negara Asia, serta Dirjen Bimas Kristen Kemenag, Jeane Marie Tulung.

Tags: kurikulum cintamenag nasaruddin umar
Previous Post

Dosen Ma’had Aly Segera Kantongi Insentif, Anggarannya Tembus Miliaran!

Next Post

Target 2027 Rampung, Ini Rencana Megah Kampung Haji Indonesia di Tanah Suci

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks