Meraih Kekhusyu’an Shalat

Penulis Abi Abdul Jabbar
“Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman, (yaitu) orang-orang yang khusyu’ dalam shalatnya. ” (QS. al-Mu’minun: 1-2)

MADANINEWS.ID, Jakarta – Secara bahasa, khusyu’ berarti Tunduk, Pasrah, Merendah Atau Diam. Artinya mirip dengan kata khudu’. Hanya saja kata khudu lebih sering digunakan untuk anggota badan, sedangkan khusyu’ untuk kondisi dan gerak-gerik hati.

Sedangkan menurut istilah Khusyu’ artinya kelembutan hati, ketenangan sanubari yang berfungsi menghindari keinginan keji yang berpangkal dari memperturutkan hawa nafsu hewani, serta kepasrahan di hadapan ilahi yang dapat melenyapkan keangkuhan, kesombongan dan sikap tinggi hati. Dengan itu, seorang hamba akan menghadap Allah dengan sepenuh hati. Ia hanya bergerak sesuai petunjuk-Nya, dan hanya diam juga sesuai dengan kehendak-Nya.

Adapun pengertian khusyu’ di dalam shalat adalah Kondisi hati yang penuh dengan ketakutan, mawas diri dan tunduk pasrah di hadapan keagungan Allah. Kemudian semua, itu membekas dalam gerak-gerik anggota badan yang penuh khidmat dan konsentrasi dalam shalat, bila perlu menangis dan memelas kepada Allah sehingga tak memperdulikan hal lain.

Mengenai makna kekhusyu’an itu, Ibnu Abbas menjelaskan, khusyu’ artinya penuh takut dan khidmat. Lebih lanjut, Hasan al-Bashri menerangkan Kekhusyu’an itu berawal dari dalam sanubari, lalu terkilas balik ke pandangan mata mereka sehingga mereka menundukkan pandangan mereka dalam shalat.

Jadi artinya, kekhusyu’an dalam shalat bukanlah sekedar kemampuan memaksimalkan konsentrasi sehingga fikiran hanya terfokus dalam shalat. Namun kekhusyu’an lebih merupakan kondisi hati yang penuh rasa takut, pasrah, tunduk dan sejenisnya yang membias dalam setiap gerakan shalat sehingga menjadi nampak anggun, khidmat dan tidak serampangan.

Khusyu’ dalam shalat amatlah penting dimikili sebagai wujud tanda keburuntungan kita. Sebagaimana dijelaskan dalam QS. Al-Mu’minun diatas, bahwa beruntungnya seorang mu’min salah satunya adalah ketika khusyu’ dalam shalatnya. Pertanyaannya, sudahkah kita khusyu’ dalam shalat yang kita jalankan setiap hari? Dan bagaiamanakah cara meraih kekhusyu’an dalam shalat?

Berikut beberapa kiat untuk untuk kita jalankan agar khusyu’ dalam shalat.

  1. Pusatkan Pikiran Hanya Kepada Allah Swt

Netralkan pikiran anda dari berbagai hal-hal yang berbau dunia mulai dari masalah pekerjaan, keluarga, sekolah, kampus, harta, tahta, wanita, pria, dan lain sebagainya. Serahkan diri anda sepenuhnya hanya kepada-Nya untuk menjalankan kewajiban yang diperintahkan kepada kita.

  1. Menyadari Bahwa Kita Sedang Menghadap Tuhan

Ciptakan suatu alam pikiran di mana kita sedang berhadapan dengan sesuatu yang luar biasa dahsyat dan tiada tandingannya di dunia maupun di akhirat. Sesuatu yang lebih dari atasan kita, orang tua kita, preman kampung, lurah, camat, bupati, walikota, gubernur, presiden, artis, jin, setan, iblis, malaikat, dan lain sebagainya.

  1. Mempelajari dan Memahami Arti dan Makna Bacaan Sholat

Pelajarilah arti dan makna di balik ucapan-ucapan kita saat sedang sholat, lalu pahami dan hapalkan. Munculkan arti dan makna bacaan sholat kita saat sedang sholat.

  1. Menganggap Sholat Yang Sedang Dilakukan adalah Sholat Terakhir

Setiap manusia maupun jin tidak ada yang mengatahui secara pasti apa yang akan terjadi di masa yang akan datang termasuk hari kematian. Anggap saja kita akan meninggal dunia saat sholat berlangsung maupun setelah sholat.

  1. Jika Pikiran Terganggu Segera Kembali Konsentrasi

Apabila anda tiba-tiba tersadar bahwa anda sedang terlena dengan buaian alam pikiran dunia kita, maka bersegeralah kembali kepada arti dan makna bacaan sholat kita atau kembali mengingat Allah SWT.

  1. Memperhatikan Kondisi Tubuh Sebelum Sholat

Pastikan bahwa kita sudah merasa nyaman dan siap untuk melaksanakan ibadah sholat kita dengan baik, seperti sudah buang air, sudah makan yang cukup, pikiran sudah netral, bersih dari najis dan hadas, tidak sedang menstruasi, dan lain sebagainya.

  1. Memperhatikan Kondisi Lingkungan Sebelum Shalat

Usahakan cari tempat sholat yang terbaik bagi kita dilihat dari aspek kebersihan, kenyamanan, kebisingan, gangguan orang lain, gangguan anak-anak, keamanan, perizinan, dan lain-lain.

  1. Sholat Tepat Waktu dan Tidak Terburu-Buru

Agar kita bisa sholat dengan khusyuk kita harus solat pada waktu yang paling utama, yaitu sholat tepat waktu di awal waktunya. Untuk laki-laki sholat berjamaah di masjid atau mushola setelah panggilan adzan dan komat, sedangkan untuk yang perempuan boleh dilaksanakan di rumah. Sholatlah dengan santai dengan menikmati setiap detiknya menghadap langsung kepada sang khalik walaupun sebenarnya anda sedang diburu waktu.

  1. Ikhlas Semata-Mata Untuk Mendapatkan Ridho Allah Swt

Buang jauh-jauh tujuan sholat kita selain untuk mendapatkan ridho dari Alloh Swt, seperti untuk pamer/riya, ingin dilihat atasan, ingin dilihat pacar, ingin dianggap orang sebagai orang alim, sekedar ikut-ikutan orang lain, dan lain sebagainya.

  1. Berusaha Untuk Selalu Memperbaiki Shalat Kita

Muslim yang baik akan terpacu terus-menerus melakukan perbaikan ibadah maupun hal-hal yang lain untuk menyempurnakan dirinya sesuai dengan Al-Quran dan tuntunan hadist Nabi Muhammad Saw. Amatlah rugi apabila kita melakukan ibadah belum sesuai dengan kaidah yang ada serta tidak ada keinginan sedikit pun untuk belajar memperbaiki diri. (Disarikan dari berbagai sumber)

BACA JUGA

Tinggalkan komentar