Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Dari Santri hingga Siswa Kristen, Semua Dapat Cek Kesehatan Gratis Mulai Hari Ini!

Abi Abdul Jabbar Sidik
4 August 2025 | 10:36
rubrik: News, Nusantara
Dari Santri hingga Siswa Kristen, Semua Dapat Cek Kesehatan Gratis Mulai Hari Ini!

Menteri Agama Nasaruddin Umar meninjau pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Pondok Pesantren Asshidiqiyah, Jakarta, Senin (4/8/2025). (foto:dok kemenag)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, Jakarta – Kementerian Agama (Kemenag) menyatakan dukungan penuh terhadap Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo Subianto, khususnya pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi anak-anak sekolah dari berbagai latar belakang agama.

Program ini resmi dimulai serentak hari ini, Senin (4/8/2025), di berbagai lembaga pendidikan keagamaan lintas iman di seluruh Indonesia. Total ada lebih dari 12,5 juta siswa binaan Kemenag yang akan menjadi sasaran program ini.

“Program Cek Kesehatan Gratis ini adalah bagian dari ikhtiar bersama untuk menyiapkan generasi muda yang sehat secara jasmani dan rohani. Ini sejalan dengan nilai-nilai inti setiap agama yang menekankan pentingnya kesehatan sebagai bagian dari ibadah dan keberlangsungan hidup,” ujar Menteri Agama Nasaruddin Umar di Pondok Pesantren Asshidiqiyah, Jakarta Barat.

Menag menegaskan pentingnya kesehatan dalam menjalani kehidupan beragama dan sosial.

“Tidak mungkin kita bisa menjadi hamba yang taat kalau sakit-sakitan. Dan tidak mungkin kita menjadi khalifah yang sukses kalau penyakitan. Maka kesehatan dan kebugaran ini sangat penting (untuk) menjadi hamba yang taat dan menjadi khalifah,” ujar Menag.

Lintas Iman, Lintas Generasi

Program CKG menyasar berbagai satuan pendidikan di bawah naungan Kemenag, termasuk:

  • 9.179.847 siswa madrasah (MI, MTs, MA)

  • 3.339.536 santri pesantren

  • 18.090 siswa pendidikan Kristen

  • 7.032 siswa pendidikan Katolik

  • 3.421 siswa pendidikan Hindu (Widyalaya)

  • 1.069 siswa pendidikan Buddha (Dhammasekha)

“Pelaksanaan CKG menjadi langkah strategis dalam menanamkan budaya hidup sehat sejak dini di semua lembaga pendidikan keagamaan di Indonesia. Saya ingin lembaga pendidikan agama dan keagamaan menjadi contoh terdepan dalam pelaksanaan program ini,” jelas Nasaruddin.

Dukung Indonesia Emas 2045

Menag juga menekankan bahwa program ini sejalan dengan visi besar bangsa.

“Jadi saya ingatkan tadi, dari peserta didik Kementerian Agama sebanyak 12,5 juta tadi itu. Maka CKG di lembaga pendidikan agama dan keagamaan menjadi krusial dan mendukung visi Indonesia 2045,” ujarnya.

Tak hanya itu, Menag juga meminta seluruh lembaga pendidikan agama untuk aktif menyediakan fasilitas, termasuk timbangan, alat ukur tinggi badan, serta pendampingan guru.

“Tidak hanya menyiapkan ruang kelas dan aula sebagai tempat pemeriksaan, tetapi juga menyediakan alat ukur tinggi badan, timbangan, dan lembar pemeriksaan penglihatan. Guru dan tenaga kependidikan juga kami minta terlibat dalam proses pendampingan teknis,” tegasnya.

Ia juga mewanti-wanti para Kepala Kanwil dan Kankemenag agar mengawal penuh program ini.

“Kalau nanti saya tahu ada di antara sekolah yang tidak mendapatkan pemeriksaan, nanti akan saya panggil para Kepala Kanwil dan Kankemenag-nya,” tegas Menag.

Sebagai tindak lanjut, Kemenag akan melakukan sosialisasi intensif kepada orang tua dan siswa terkait pemanfaatan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan aplikasi Satu Sehat Mobile, agar hasil pemeriksaan bisa diakses secara digital.

See also  Kemenag Minta Saudia Airlines Lebih Tepat Waktu Saat Angkut Jemaah Haji

Menag berharap CKG tidak menjadi program musiman.

“Dengan menjangkau anak-anak dari berbagai agama dan latar belakang, program ini menjadi simbol nyata bahwa membangun masa depan bangsa harus dimulai dari kerja bersama lintas iman, lintas institusi, dan lintas generasi,” pungkasnya.

Tags: cek kesehatan gratisKemenag
Previous Post

OJK: Tiga Bank Syariah Besar Bakal Spin Off dan Merger, Setara BSI!

Next Post

Puluhan Warga Bukittinggi Gagal Umrah, Diduga Jadi Korban Penipuan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks