Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Sertifikasi Halal Tembus 162 Ribu, Industri Makanan Mendominasi hingga 80 Persen

Abi Abdul Jabbar Sidik
18 July 2025 | 15:10
rubrik: Ekonomi Syariah, Info Halal
Sertifikasi Halal Tembus 162 Ribu, Industri Makanan Mendominasi hingga 80 Persen

Sertifikat Halal Makanan. (foto:ist/dok)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, Jakarta – Industri halal Indonesia mencatat pencapaian besar di paruh pertama tahun 2025. Berdasarkan data terbaru, hingga akhir semester I, sudah 162.109 sertifikat halal diterbitkan, dengan dominasi kuat dari sektor makanan.

Sebanyak 130.111 sertifikasi halal diberikan kepada industri pengolahan makanan, disusul oleh 10.383 industri minuman, dan 1.633 industri farmasi serta produk obat kimia dan tradisional.

Data ini mengukuhkan bahwa sektor makanan masih menjadi tulang punggung pertumbuhan industri halal nasional. Pemerintah, melalui Kementerian Perindustrian (Kemenperin), terus mendorong ekosistem ini lewat berbagai program fasilitasi, baik untuk sertifikasi halal reguler maupun skema self-declare.

“Program fasilitasi sertifikasi halal reguler yang diberikan Kemenperin juga disertai dengan fasilitasi pelatihan penyelia halal, agar penerapan halal di sektor industri bisa berjalan dengan konsisten,” tutur Kepala Pusat Industri Halal Kemenperin, Kris Sasono Ngudi Wibowo, dalam Media Gathering Halal Indo 2025 di Jakarta, Kamis (17/7).

Target Sertifikasi 2025 dan Perluasan Pasar Global

Kemenperin menargetkan mampu memberikan fasilitasi sertifikasi halal kepada 2.925 industri di seluruh Indonesia pada 2025. Langkah ini tidak hanya bertujuan menggenjot angka sertifikasi, tetapi juga memastikan konsistensi dalam implementasi standar halal nasional.

Selain pelatihan dan fasilitasi teknis, strategi Kemenperin juga mencakup promosi internasional dan penguatan kerja sama global untuk meningkatkan daya saing produk halal Indonesia di pasar dunia.

Salah satu ajang andalan adalah Halal Indonesia International Industry Expo (Halal Indo) 2025, yang akan digelar di ICE BSD, Tangerang, pada 25–28 September 2025. Kegiatan ini menjadi bagian dari pameran halal internasional yang sudah diakui dunia.

“Halal Indo 2025 bukan sekedar menjadi pameran industri halal terbesar di tanah air saat ini, namun juga telah menjadi bagian dari siklus agenda pameran halal internasional, sehingga diharapkan dapat menjadi platform yang optimal bagi para pelaku industri halal Indonesia untuk unjuk gigi dan memperluas akses pasar di kancah global,” paparnya.

Kris juga menegaskan bahwa penguatan industri halal memerlukan sinergi semua pihak—pemerintah, pelaku industri, dan pemangku kepentingan lainnya. Pasar global semakin terbuka terhadap produk halal, dan Indonesia harus memanfaatkan momentum ini secara maksimal.

“Industri halal akan makin berkembang ketika pasar mulai membuka diri. Pasar global sudah luar biasa besar, kita perlu terus bersinergi dan berkolaborasi untuk memperkuat posisi Indonesia di kancah global sebagai pemimpin industri halal,” imbuh Kris.

Indonesia Tembus Tiga Besar Ekonomi Syariah Dunia

Prestasi Indonesia di sektor halal juga tercermin dalam laporan Dinar Standard dalam Top 15 Global Islamic Economy Indicator Score 2024/25, di mana Indonesia kembali mempertahankan posisi peringkat ketiga dunia.

See also  OTOKI Luncurkan JIN RAMEN Halal, Hadirkan Cita Rasa Korea di Indonesia

Laporan tersebut menyebutkan bahwa Indonesia memiliki performa kuat pada sejumlah sektor unggulan seperti:

  • Modest fashion

  • Farmasi dan kosmetik

  • Produk makanan halal

Bahkan, berdasarkan data SGIER 2024/25, konsumsi umat Muslim dunia terhadap enam sektor ekonomi syariah telah mencapai angka USD 2,43 triliun pada tahun 2023. Angka ini memperlihatkan bahwa permintaan terhadap produk halal global terus tumbuh, sekaligus membuka peluang besar bagi Indonesia sebagai salah satu pemain utama.

Tags: industri halalmakanan halalsertifikasi halal
Previous Post

Jangan Cuma Viral, Pastikan Makanan Juga Halal! Ini Alarm Buat Konsumen Muslim

Next Post

Lion Parcel Kantongi Sertifikasi Halal BPJPH, Layanan Logistik Kini Dijamin Sesuai Syariah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks