Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Luar Biasa! Kakek 104 Tahun Ini Tuntaskan Haji Tanpa Bantuan Pendamping dan Kursi Roda

Abi Abdul Jabbar Sidik
8 July 2025 | 08:30
rubrik: Haji & Umrah
Luar Biasa! Kakek 104 Tahun Ini Tuntaskan Haji Tanpa Bantuan Pendamping dan Kursi Roda

Kakek Fathula La Aba Jemaah Haji berusia 104 tahun yang tuntaskan rangkaian ibadah haji secara mandiri. (foto:ist/dok)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, Surabaya – Sosok Fatahula La Aba mencuri perhatian di tengah kepulangan jemaah haji Indonesia. Di usianya yang sudah menginjak 104 tahun, jemaah asal Kabupaten Sikka, Maumere, Nusa Tenggara Timur ini sukses menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji 2025 secara mandiri—tanpa bantuan kursi roda.

Yang lebih mencengangkan, kakek 12 anak ini bahkan sempat membantu mendorong jemaah lain yang memakai kursi roda. Ia kembali ke Tanah Air melalui Debarkasi Surabaya, Minggu (6/7/2025), dalam kondisi sehat.

“Alhamdulillah, seumur hidup saya belum pernah opname di rumah sakit. Saya juga tak punya penyakit seperti darah tinggi, kolesterol maupun diabetes,” ujar Fatahula di Asrama Haji Surabaya.

Berangkat Sendirian, Istri Sudah Wafat

Fatahula mengungkapkan, ia berangkat ke Tanah Suci seorang diri tanpa pendamping. Sang istri yang seharusnya menemaninya lebih dulu meninggal dunia.

“Saya mendaftar haji 2019. Alhamdulillah dapat berangkat tahun ini karena program prioritas lansia. Anak saya sebenarnya mau mendampingi, tetapi karena masa pendaftaran haji belum 5 tahun jadi belum bisa berangkat tahun ini,” jelasnya.

Rajin Tawaf Setiap Hari, Tak Mau Dianggap Lemah

Selama di Arab Saudi, Fatahula tak hanya mandiri, tapi juga aktif beribadah. Teman sekamarnya, Arifin Daeng Ahmad (60), mengaku kagum dengan semangatnya.

“Alhamdulillah, beliau dapat melakukan tawaf tanpa bantuan kursi roda, bahkan di sana beliau membantu mendorong rekan jemaah yang memakai kursi roda. Beliau setiap hari ikut tawaf,” kata Arifin.

Meski demikian, jemaah lain kadang tidak mengajaknya ke Masjidil Haram jika jaraknya terlalu jauh dari hotel. Hal ini sempat membuat Fatahula kesal.

“Ketika tahu dirinya tidak diajak, beliau biasanya marah karena merasa masih mampu,” ujarnya.

See also  Puluhan Calhaj Mataram Batalkan Keberangkatan Haji, Ternyata Ini Alasannya!

Jalani Armuzna Tanpa Skema Murur

Fatahula mengikuti seluruh rangkaian ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) tanpa skema murur (lewat tanpa turun). Ia juga tidak mendapat perlakuan khusus, bahkan menyantap makanan jemaah reguler seperti yang lain.

“Saya rasa ini merupakan karunia yang Allah SWT berikan untuk saya,” ucapnya merendah.

Tags: Fathula La Abajemaah haji indonesiajemaah haji lansia
Previous Post

Kasus Nyeri Otot Banyak Dikeluhkan Jemaah, Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Next Post

BP Haji: Arab Saudi Restui Kampung Haji RI, Tapi Lahannya Masih Ditunggu

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks