MADANINEWS.ID, Makkah – Pemulangan jemaah haji Indonesia gelombang I resmi berakhir. Sebanyak 739 jemaah dan petugas haji dari dua kloter terakhir diberangkatkan dari Makkah menuju Jeddah, sebelum kembali ke Tanah Air.
Dua kloter tersebut berasal dari embarkasi Surabaya (SUB 50) dan Solo (SOC 49). Masing-masing membawa 379 dan 360 orang.
“Siang ini saya didampingi oleh Konsul Haji di Jeddah dan juga Kadaker Makkah melepas keberangkatan dua kloter SOC 49 di sektor 4 dan SUB 50 di sektor 8 yang akan bertolak menuju Jeddah selanjutnya kembali ke Tanah Air. Dua kloter ini adalah yang terakhir dari gelombang pertama,” ujar Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri, Muchlis M. Hanafi, di Makkah, Rabu (25/6/2025).
Dengan kepulangan dua kloter ini, Kementerian Agama mencatat lebih dari separuh jemaah haji Indonesia sudah kembali ke kampung halaman.
“Dengan demikian sudah hampir lebih dari 50% jemaah dan petugas haji kita yang sudah kembali ke Tanah Air. Jemaah yang tergabung dalam kloter SUB 50 dan SOC 49 tersebut akan berangkat nanti malam dari Bandara King Abdul Aziz, Jeddah,” jelas Muchlis.
Meski gelombang I telah selesai, proses pemulangan masih terus berjalan. Masih ada sejumlah kloter dari gelombang II yang bersiap diberangkatkan ke Madinah.
“Kita masih menyisakan beberapa kloter jemaah dan petugas haji gelombang II untuk kita berangkatkan ke Madinah,” tambahnya.
Muchlis juga menyampaikan rasa syukur karena seluruh jemaah telah menyelesaikan rangkaian ibadah haji. Ia berharap para jemaah tidak hanya membawa haji mabrur untuk diri sendiri, tetapi juga berdampak positif bagi lingkungan.
“Kita mendoakan semoga mereka kembali ke Tanah Air dalam keadaan selamat, membawa haji yang mabrur,” ucapnya.
“Kita berharap, mereka tidak hanya soleh secara individu tapi juga secara sosial setelah kembali ke Tanah Air dengan haji yang mabrur. Mereka akan memberikan manfaat yang lebih banyak lagi kepada masyarakat, itu harapan kita,” tutup Muchlis.
Dalam pelepasan kloter terakhir gelombang I ini, Muchlis turut didampingi oleh Konsul Haji KJRI Jeddah Nasrullah Jasam, Kadaker Makkah Ali Machzumi, dan Kepala Sektor 8 Eddy.
