Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Apa Itu Puasa Tarwiyah dan Arafah? Ini Penjelasan Lengkapnya

Abi Abdul Jabbar Sidik
2 June 2025 | 18:00
rubrik: Amaliyah, Islamika
Dua Penyebab Puasa Menjadi Sia-sia

Umat Muslim berbuka puasa bersama. 9foto:istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, Jakarta – Umat Islam kini memasuki bulan Dzulhijjah, salah satu bulan suci yang penuh dengan keutamaan. Selain menjadi bulan dilaksanakannya ibadah haji dan Idul Adha pada 10 Dzulhijjah, ada juga dua amalan puasa sunnah yang sangat dianjurkan, yakni puasa Tarwiyah dan puasa Arafah. Apa itu puasa Tarwiyah dan Arafah? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

Pengertian Puasa Tarwiyah dan Puasa Arafah

Dalam buku Panduan Muslim Kaffah Sehari-hari dari Kandungan hingga Kematian karya Muh. Hambali dijelaskan, puasa Tarwiyah adalah puasa sunnah yang dilakukan pada hari Tarwiyah, yaitu hari ketika jamaah haji menyiapkan perbekalan untuk wukuf di Arafah.

Sementara itu, puasa Arafah adalah puasa sunnah yang dikerjakan saat hari Arafah, yaitu bertepatan dengan wukufnya jamaah haji di Padang Arafah.

Dalil Puasa Tarwiyah dan Arafah

Dalam buku Agama Membuat Kaya karya Miftahul Chair disebutkan bahwa dalil puasa Tarwiyah merujuk pada hadits dari Anas bin Malik, Rasulullah SAW bersabda:

“Siapa saja yang berpuasa di hari Tarwiyah (8 Zulhijah), maka Allah akan memberikannya pahala seperti pahalanya kesabaran Nabi Ayyub AS atas penyakit yang menimpanya. Siapa yang berpuasa pada hari Arafah (9 Zulhijah), maka Allah akan memberikannya pahala Nabi Isa bin Maryam (dalam mengerjakan puasa Arafah). Jika seseorang tersebut belum makan apa-apa di hari raya kurban sampai terlaksananya salat Id, maka ia diberikan pahala orang yang mengerjakan salat itu. Apabila ia meninggal di tanggal berapa pun itu hingga sampai tanggal 30 Zulhijah, maka ia tergolong orang yang mati syahid.”

Ada pula hadits yang menyebut:

“Puasa pada hari Tarwiyah menghapuskan (dosa) satu tahun, dan puasa pada hari Arafah menghapuskan (dosa) dua tahun.”

Meski sejumlah sumber menyebut riwayat hadits puasa Tarwiyah kurang kuat, sebagian ulama tetap membolehkan mengamalkannya untuk memperoleh keutamaan selama tidak menyangkut akidah atau hukum syariah.

See also  Bukan Cuma Pahalanya, Puasa Arafah Juga Bikin Badan Sehat & Hati Tenang

Adapun puasa Arafah memiliki dasar yang lebih kuat, sebagaimana hadits yang diriwayatkan dari Abu Qatadah RA, Rasulullah SAW bersabda:

صَوْمُ يَوْمِ عَرَفَةَ يُكَفِّرُ سَنَتَيْنِ ؛ مَاضِيَةً وَمُسْتَقْبَلَةً، وَصَوْمُ عَاشُوْرَاءَ يُكَفِّرُ سَنَةً مَاضِيَةً

Artinya: “Puasa pada hari Arafah dapat menghapuskan dosa selama dua tahun, yaitu tahun yang lalu dan tahun yang akan datang. Dan puasa pada hari Asyura dapat menghapuskan dosa tahun yang lalu.”
(HR Muslim, Ahmad, Nasai, Ibnu Majah, dan Abu Daud)

Hadits ini tercantum dalam kitab Fiqh as-Sunnah karya Sayyid Sabiq yang diterjemahkan oleh Khairul Amru Harahap dan Masrukhin.

Hukum Puasa Tarwiyah dan Arafah

Hukum puasa Tarwiyah dan Arafah adalah sunnah alias dianjurkan. Artinya, puasa ini sangat dianjurkan untuk dilaksanakan bagi umat Islam yang tidak sedang menunaikan ibadah haji.

Sebaliknya, bagi jamaah haji yang sedang berada di Arafah, justru disunnahkan tidak berpuasa. Ini agar mereka tetap memiliki tenaga untuk menjalankan rangkaian ibadah puncak haji.

Ketentuan ini merujuk pada hadits yang diriwayatkan Maimunah RA dalam buku Rahasia dan Keutamaan Puasa Sunahkarya Abdul Wahid:

“Sesungguhnya banyak orang ragu tentang puasa yang dilakukan Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam pada hari Arafah, lalu ia mengirim susu kepada beliau yang sedang wukuf di Arafah, maka Rasulullah SAW meminumnya sementara orang-orang melihatnya.”
(HR Bukhari)

Waktu Puasa Tarwiyah dan Arafah

Puasa Tarwiyah dikerjakan pada 8 Dzulhijjah, sementara puasa Arafah dilaksanakan pada 9 Dzulhijjah. Berdasarkan keputusan sidang isbat awal Zulhijah 1445 H yang digelar Kemenag RI pada 29 Zulkaidah 1446 H maka:

  • Puasa Tarwiyah jatuh pada Rabu, 04 Juni 2025

  • Puasa Arafah jatuh pada Kamis, 5 Juni 2025

Tata Cara dan Niat Puasa Tarwiyah dan Arafah

Tata cara puasa Tarwiyah dan Arafah sama seperti puasa sunnah lainnya, yakni dimulai dari terbit fajar hingga matahari terbenam dengan menjaga diri dari hal-hal yang membatalkan puasa.

See also  Mahar Nikah, Seberapa Banyak Sebaiknya?

Yang membedakan hanyalah niatnya. Berikut bacaan niat puasa Tarwiyah dan Arafah:

Niat Puasa Tarwiyah

نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَّةَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma tarwiyyata sunnatan lillaahi ta’aalaa

Artinya: “Sengaja saya berpuasa sunah Tarwiyah karena Allah Ta’ala.”

Niat Puasa Arafah

نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ‘arafata sunnatan lillaahi ta’aalaa

Artinya: “Sengaja saya berpuasa sunah Arafah karena Allah Ta’ala.”

Keutamaan Puasa Tarwiyah dan Arafah

Puasa Tarwiyah dan Arafah memiliki keutamaan luar biasa. Dalam hadits yang diriwayatkan Ibnu Majah, Rasulullah SAW bersabda:

“Tidak ada hari-hari yang lebih disukai Allah SWT untuk digunakan untuk beribadah, seperti halnya hari-hari sepuluh Zulhijah sejak tanggal 1 hingga tanggal 9 Zulhijah. Berpuasa dalam seharinya itu sebanding dengan puasa 1 tahun.”

Sementara itu, keutamaan puasa Arafah adalah diampuninya dosa dua tahun sekaligus: setahun yang telah lalu dan setahun yang akan datang.

Tags: Idul Adhapuasa arafahpuasa sunnahpuasa tarwiyah
Previous Post

6 Amalan Sunnah Saat Kurban, Jangan Asal Sembelih!

Next Post

Fase Armuzna Dimulai Besok, Ini Skema Lengkap Perjalanan Jemaah ke Arafah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks