Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Jemaah Haji Diimbau Tak Simpan Makanan Lama-lama, Ini Alasannya!

Abi Abdul Jabbar Sidik
19 May 2025 | 09:07
rubrik: Haji & Umrah, Kabar Tanah Suci
Jemaah Haji Diimbau Tak Simpan Makanan Lama-lama, Ini Alasannya!

Box makan jemaah haji Indonesia pada 1446 H/2025 M. (foto:dok kemenag)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, MAKKAH – Kementerian Agama (Kemenag) mengingatkan jemaah haji Indonesia untuk menjaga pola konsumsi selama berada di Tanah Suci. Selain untuk mendukung kesehatan, asupan makan dan minum yang tepat juga menjadi kunci kelancaran ibadah haji, terutama di tengah cuaca panas ekstrem Arab Saudi.

“Tahun ini, jemaah haji Indonesia mendapatkan total 127 kali layanan makan. Ini terdiri atas 84 kali makan di Makkah, 27 kali di Madinah, dan 15 kali makan serta satu kali snack berat selama masa puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina,” jelas Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag, Akhmad Fauzin, dalam konferensi pers harian di Jakarta, Sabtu (17/5/2025).

Menu yang disiapkan telah disesuaikan dengan cita rasa khas Indonesia, lengkap dengan nasi, lauk ayam atau daging, sayuran, buah, air mineral, hingga sambal. Semua proses penyajian dan distribusi diawasi langsung oleh tim konsumsi dan petugas haji untuk menjamin makanan yang disajikan aman, halal, dan bergizi.

Namun, meski layanan konsumsi tersedia secara rutin, Fauzin tetap mengimbau jemaah agar bijak dalam menyantap makanan. “Waktu konsumsi tercantum pada setiap kemasan. Harap diperhatikan agar makanan dikonsumsi dalam kondisi yang masih layak,” imbaunya.

Distribusi makanan dilakukan tiga kali sehari:

  • Pagi: pukul 05.00–08.00 WAS

  • Siang: pukul 12.00–14.00 WAS

  • Malam: pukul 17.00–19.00 WAS

Fauzin juga mengingatkan agar tidak makan berlebihan dan selalu menjaga asupan cairan tubuh. “Cukupkan makan sesuai kebutuhan tubuh, dan perbanyak minum air putih agar tubuh tetap terhidrasi,” ujarnya.

Satu hal yang tak kalah penting, jemaah diminta untuk tidak menyimpan makanan terlalu lama di kamar. Suhu tinggi di Arab Saudi mempercepat pembusukan makanan, yang bisa menyebabkan gangguan kesehatan. “Jika mengalami gejala seperti mual, diare, atau tidak nafsu makan, segera laporkan ke petugas kloter atau tenaga kesehatan,” pesan Fauzin.

See also  Beras Petani RI Disiapkan untuk Konsumsi Jemaah Haji di Tanah Suci

Sebagai penutup, Fauzin menekankan pentingnya menjaga kesehatan selama berhaji. Ia juga mengajak media dan masyarakat untuk turut menyebarkan imbauan ini agar menjadi perhatian bersama.

Tags: jadwal makan hajikatering hajikonsumsi hajimakanan jemaah haji
Previous Post

Kemenag Berikan Klarisfikasi Terkait Pasangan Jemaah Terpisah di Makkah Karena Beda Syarikah

Next Post

Dari Pisang Goreng ke Tanah Suci: Pasutri Ini Wujudkan Mimpi Haji Setelah 20 Tahun Menabung

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks