MADANINEWS.ID, JAKARTA – Pemerintah Arab Saudi melalui platform situs web Nusuk Hajj telah menawarkan enam paket yang memudahkan jamaah haji mancanegara untuk memilih kategori mereka, dalam hal kualitas layanan dan fasilitas yang ingin mereka manfaatkan.
Dilansir dari saudigazette, Paket-paket ini meliputi Basic, Basic with Transfer, Premium, Luxury, dan Luxury with Transfer. Nusuk Hajj, yang merupakan platform komprehensif yang dikelola oleh Kementerian Haji dan Umrah, akan menyediakan paket-paket bagi jamaah haji dari lebih dari 50 negara yang ditunjuk yang memudahkan pilihan mereka dalam hal kualitas layanan dan harga.
“Paket-paket komprehensif ini menyediakan semua layanan penting bagi jamaah haji selama perjalanan haji mereka, memastikan pengalaman yang nyaman dan lancar. Layanan-layanan ini meliputi penerbitan visa, penerbangan, akomodasi di Mekkah dan Madinah, makanan, transportasi antarkota, layanan tempat-tempat suci, dan bimbingan,” demikian pernyataan seperti dikutip dari situs web Nusuk Hajj.
Paket Basic menawarkan layanan yang diperlukan untuk memberikan pengalaman haji yang lengkap dengan harga yang wajar, dengan akomodasi hingga 14 hari di hotel bintang 3. Paket Basic with Transfer memenuhi kebutuhan jamaah yang menginginkan masa tinggal lebih lama hingga 14 hari, dengan menawarkan hotel bintang 4 atau bahkan 3.
Paket Premium menawarkan kenyamanan dan kemudahan transportasi serta akomodasi di hotel bintang 4 hingga 3 dengan harga yang wajar. Paket Premium juga menawarkan akomodasi jamaah di hotel bintang 4 selama 10 hari, sedangkan kategori Luxury menawarkan akomodasi jamaah di hotel bintang 5 selama 10 hari, memenuhi berbagai kebutuhan jamaah dan meningkatkan pengalaman mereka di semua tingkatan.
Paket Luxury with Transfer menawarkan layanan berkualitas tinggi dan akses mudah ke tempat-tempat haji utama, dengan menawarkan akomodasi di hotel bintang 5 selama 14 hari.
Situs web Nusuk Hajj mengungkapkan hal ini pada saat otoritas Saudi memperingatkan mereka yang ingin melaksanakan haji agar tidak menjadi korban kampanye haji palsu. Kementerian Haji dan Umrah menekankan pentingnya terlibat hanya dengan jalur resmi dan bahwa haji hanya dapat dilakukan dengan memperoleh visa haji yang dikeluarkan oleh otoritas terkait di Arab Saudi, berkoordinasi dengan negara-negara melalui Kantor Urusan Haji mereka, atau melalui platform Nusuk Haji untuk jemaah dari negara-negara yang tidak memiliki kantor haji resmi.
