Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Antisipasi Jamaah Haji Sakit, PPIH Sediakan 70 Ton Obat

Abi Abdul Jabbar Sidik
22 July 2018 | 09:07
rubrik: Haji & Umrah
Antisipasi Jamaah Haji Sakit, PPIH Sediakan 70 Ton Obat

Seorang jamaah haji sakit mendapat perawatran di Klini Kesehatan Ibadah Haji (KKIH). (foto:istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

IBADAH.ID, Makkah – Sebagai langkah antisipasi dalam menangani jamaah haji yang sakit, Kementerian Agama dan Kementerian Kesehatan melalui Panitia Penyelenggara Ibadah Haji ( PPIH ) Arab Saudi telah menyiapkan 70 ton obat-obatan. Obat-obatan akan disiapkan di  Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI), dan didistribusikan ke seluruh sektor yang ada.

Demikian seperti disampaikan Kasi Kesehatan Daker Makkah, M. Imran, Sabtu (21/07) siang waktu setempat di KKHI yang terletak di wilayah Al Aziziyah Junubiyah. Ia menjelaskan KKHI saat ini tengah merapikan kamar untuk pasien dan menginvetarisir berbagai keperluan yang dibutuhkan.

Imran mengatakan gejala penyakit yang biasa di derita jamaah haji Indonesia rata-rata terkait dehidrasi, hipertensi dan Infeksi Salutan Pernafasan Akut (ISPA).

“Kami menyediakan dokter spesialis jantung, penyakit dalam, psikiatri, dan perawat,” ujar Imran. Ia menambahkan  KKHI menyiapkan 110 tenaga kesehatan serta petugas rekam medik, pelayanan gizi dan sanitasi.

Imam menuturkan saat jamaah membutuhkan perawatan, tim gerak cepat di sektor akan memberikan pertolongan pertama. “Jika belum tertangani bisa dibawa ke KKHI,” ungkapnya.

Di lantai ruangan KKHI terdapat empat garis untuk memudahkan tenaga medis mendorong pasien yang membutuhkan tindakan. Garis merah untuk pasien risiko tinggi, hijau pasien ringan-sedang, kuning untuk gawat tapi tidak darurat, merah pasien gawat darurat, dan hitam pasien yang telah meninggal.

See also  Jemaah Haji Sakit Diprioritaskan Pulang Lebih Awal
Tags: haji 2018kesehatan hajiKKHI
Previous Post

Peningkatan Koperasi dan UMKM Dinilai Mampu Kurangi Kesenjangan

Next Post

Layani Transportasi Jamaah Selama di Makkah, PPIH Siapkan 394 Unit Bus Shalawat

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks