Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Saudi Gunakan Ribuat Ton Parfum Berkualitas Tinggi untuk Harumkan Masjid Nabawi

Abi Abdul Jabbar Sidik
4 November 2024 | 12:00
rubrik: Haji & Umrah, Mancanegara, News
Saudi Gunakan Ribuat Ton Parfum Berkualitas Tinggi untuk Harumkan Masjid Nabawi

Petugas menebarkan wewangin di Masjid Nabawi. (foto: GACA Prophet's Mosque)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, MADINAH – Otoritas Umum untuk Perawatan Urusan Masjid Agung dan Masjid Nabawi mengungkapkan sebanyak lebih dari 2,4 juta jamaah Muslim di Masjid Nabawi di kota Madinah, Saudi, telah mendapatkan manfaat dari layanan pewangi sepanjang tahun ini, menurut data resmi.

Dilansir dari gulfnews, Parfum berkualitas tinggi dan minyak Oud telah digunakan dalam jumlah besar selama periode ini, yaitu sebanyak 9.039 liter, sementara 104 kg dupa telah digunakan selama sesi pewangi, yang jumlahnya mencapai 5.781, menurut data dari Otoritas Umum untuk Perawatan Dua Masjid Suci.

Layanan ini bertujuan untuk menyebarkan aroma yang menyenangkan ke seluruh masjid yang luas, dan mendukung jaringan layanan yang lancar yang disediakan bagi jamaah, yang di Arab Saudi dijuluki sebagai “Tamu Tuhan”.

Dalam prosesnya para petugas telah melakukan lebih dari 35 tur oud mingguan untuk mengasapi dan mengharumkan masjid. Tujuannya menawarkan pengunjung Masjid Nabi pengalaman sensorik yang tidak terlupakan serta  untuk menciptakan suasana yang tenang dan meningkatkan spiritualitas pengunjung masjid.

Selain tur-tur ini, Otoritas Umum berkomitmen meningkatkan layanannya di Masjid Nabi untuk mengakomodasi kebutuhan jamaah sepanjang waktu. Termasuk operasi sterilisasi dan pembersihan yang sedang berlangsung di area yang luas di dalam masjid dan alun-alun sekitarnya. Ini demi memastikan lingkungan yang aman dan sehat bagi jamaah selama sholat lima waktu.

Ratusan pekerja terlibat dalam program pembersihan dan desinfeksi ini, menggunakan kombinasi peralatan manual dan mekanis untuk membersihkan semua bagian masjid, termasuk alun-alun dan pintunya.

Selain itu, tim yang berdedikasi membersihkan sekitar 20 ribu karpet per hari, terutama selama jam sibuk dan pada Jumat. Untuk lebih meningkatkan kebersihan dan aroma di dalam masjid, perangkat propulsi udara dikerahkan di pintu masuk ke tempat parkir yang mengarah ke alun-alun masjid.

See also  IN2MOTIONFEST 2022 Hadirkan Keragaman Modest Fashion Unggulan Indonesia

Mengikuti proses pembersihan dan desinfeksi, program wewangian dilaksanakan di seluruh masjid, untuk menyambut jamaah dengan suasana yang tenang saat mereka melakukan ritual mereka di area seperti Al Rawdah Al Sharifa dan koridor.

Sebelumnya, Kepala Departemen wewangian di Masjid Nabawi Omar bin Abdulaziz Al-Hindi memgatakan pada siang hari 700 gram oud terbaik digunakan untuk mengharumkan masjid saat sholat maghrib dan isya. Jamaah juga ditawari minyak oud, kesturi, dan wewangian lainnya untuk mengharumkan diri.

Pada periode Ramadhan tahun lalu, pemerintah telah menerapkan 850 tur untuk mengasapi dan mengharumkan masjid. Ini merupakan bagian dari rencana untuk peduli dengan kenyamanan pengunjung dan kesucian dan kebersihan masjid.

Tags: Masjid Nabawiparfum arab saudiparfum masjid nabawi
Previous Post

Cara Naik Kereta Cepat Haramain, Mulai dari Booking Tiket hingga Tarif Menuju Makkah dan Madinah

Next Post

Indonesia, Malaysia, dan Nigeria Teken MoU Kerja Sama Pengelolaan Wakaf

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks