Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Kisah Keteguhan Suparmin, Berawal dari Tukang Ojek kini Bisa Berangkat Haji Bareng Istri

Abi Abdul Jabbar Sidik
7 June 2024 | 10:46
rubrik: Haji & Umrah, Hikmah
Kisah Keteguhan Suparmin, Berawal dari Tukang Ojek kini Bisa Berangkat Haji Bareng Istri

Suparmin dan Sariyem, jemaah haji asal Kab. Sragen, Jateng. (foto:kemenag)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, SRAGEN – Suparmin dan Sariyem akhirnya lega. Penantian panjang mereka selama puluhan tahun terbayarkan dengan keberangkatan mereka ke Tanah Suci tahun ini.

Pasangan suami isteri lansia asal Kabupaten Sragen ini mengumpulkan Rupiah sejak masih muda. Awalnya, ia bekerja sebagai tukang tebang tebu selama 5 tahun. Penghasilannya itu tak cukup untuk makan sehari-hari. “Waktu itu untuk beli gaplek (makanan dari ketela) saja sulit,” kenang Suparmin ketika ditemui di Embarkasi Solo, Rabu pagi (5/6/2024).

Merasa hidup sulit, Suparmin berganti profesi sebagai tukang ojek. Penghasilannya pun bertambah lumayan, cukup untuk kebutuhan hidup dan biaya sekolah ketiga anaknya.

Kendati harus kerja keras mengojek siang dan malam, Suparmin optimis bisa mewujudkan cita-cita ke Tanah Suci. Sedikit demi sedikit, ia sisakan penghasilannya dan ditabung untuk daftar haji. “Sebagian penghasilan saya sisihkan untuk daftar naik haji bersama istri,” tutur Suparmin.

Dari ketelatenan menekuni pekerjaannya, Suparmin juga berhasil membeli seekor sapi untuk beternak Seiring berjalannya waktu, sapi yang dipelihara semakin bertambah menjadi 3 ekor. Dari menjual 3 ekor sapi tersebut, Suparmin dan istrinya pun segera daftar haji pada tahun 2012.

“Waktu itu saya senang sekali, akhirnya saya bisa mewujudkan keinginan saya untuk daftar haji bersama istri,” ungkapnya.

Dengan keberkahan mendaftar haji tersebut, pintu rezeki Suparmin pun kian terbuka. Setelah daftar haji, perlahan ia bisa membeli kios di pasar. Ia bersama istri berjualan di kios tersebut dan mendapatkan penghasilan yang lumayan.

Hingga pada tahun 2023, meskipun di usia yang lanjut usia, Suparmin yang berusia 75 tahun dan memiliki 11 cucu ini memiliki rezeki dan terpanggil berangkat umrah bersama istri. “Setahun sebelum jadwal berangkat haji, ndelalah saya ada rezeki, dan saya pakai untuk umrah bersama istri,” ucapnya.

See also  Menag Ajak MUI Bahas Hukum Sembelih Dam Haji di Indonesia

“Alhamdulillah tahun ini kami bisa berangkat menjalankan ibadah haji bersama istri ke Tanah Suci,” lanjut Suparmin haru.

Kerja keras Suparmin rupanya menunjukan bahwa tidak ada yang tidak mungkin jika Allah sudah berkehendak. Kendati harus memulai perjuangan mengais rezeki sebagai tukang ojek, tidak lantas menghentikan perjuangannya untuk berangkat ibadah haji

Tags: Hajikisah inspiratifsuparmin
Previous Post

Catat, Ini Tempat Miqat dan Larangan Ihram bagi Jemaah Haji

Next Post

Menelusuri Sejarah Masjid Parit “Jami’ al-Khandaq”

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks