Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Innalillahi! Jemaah Haji Asal Garut Wafat Usai Salat Ashar di Masjid Nabawi

Abi Abdul Jabbar Sidik
14 May 2024 | 09:00
rubrik: Haji & Umrah, Kabar Tanah Suci
Innalillahi! Jemaah Haji Asal Garut Wafat Usai Salat Ashar di Masjid Nabawi

Kedatangan Jemaah haji Indonesia di Bandara Arab Saudi. (foto:ist/dok)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, MADINAH – Jemaah haji asal Garut, Jawa Barat Upan Supian (71) meninggal dunia selepas menunaikan salat Asar di Masjid Nabawi pada Senin (13/5/2024). Upan merupakan jemaah kelompok terbang (kloter) JKS 2 Embarkasi Jakarta-Bekasi.

Saat memasuki waktu Asar, Upan berangkat dari hotelnya di Abraj Tabah ke Masjid Nabawi. Seusai salat sekitar pukul 16.45 waktu Arab Saudi (WAS), ia terjatuh di pintu 4 Masjid Nabawi. Upan segera dievakuasi petugas ke Emergency Center yang berada dekat dari Masjid Nabawi.

Sekitar pukul 17.27 WAS, tim dokter Emergency Center menyatakan Upan telah meninggal dunia. Diduga dia mengalami serangan jantung.

Kepala Daerah Kerja (Daker) Madinah PPIH Arab Saudi Ali Machzumi mengatakan pemakaman Upan segera diproses. “Saya baru tandatangani surat izin pemakaman almarhum,” ujar Ali.

Biasanya, jemaah haji yang meninggal di Madinah dimakamkan di permakaman Baqi yang berada di timur Masjid Nabawi.

Upan dan rombongan kloter JKS 2 berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta Minggu (12/5/2024) pukul 06.05 WIB menggunakan pesawat Saudia Airlines SV 5219. Tiba di Bandara Amir Mohammad bin Abdulazis (AMMA), Madinah, pukul 11.35 WAS. Rombongan kloter JKS 2 yang membawa Upan tiba di Hotel Abraj Tabah pukul 13.35 WAS.

Sementara itu menurut Pembimbing Haji PPIH Arab Saudi Syahro Marwan, jemaah yang meninggal dunia sebelum puncak haji, akan dibadalkan hajinya oleh pemerintah.

“Menjelang puncak haji nanti, tim pembimbing ibadah akan mendapat data jemaah haji yang meninggal. Nanti kami akan mencarikan orang atau petugas yang bisa membadalkan. Jadi status mereka yang meninggal tetap berstatus haji,” jelasnya.

See also  AMPHURI Berangkatkan Tim Advance Mitigasi Sistem Umrah di Masa Pandemi
Tags: Hajijemaah haji indonesiajemaah haji wafat
Previous Post

Dear Jemaah Haji, Mohon Gelang Identitas Agar Tidak Ditukar Yaa!

Next Post

Kabar Baik! Masuk Raudhah Kini Bisa dengan Tasreh, Tak Perlu Pakai Aplikasi Nusuk

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks