Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Menkes Upayakan Perbaikan Layanan Rumah Sakit Haji

Abi Abdul Jabbar Sidik
16 January 2024 | 08:00
rubrik: News, Nusantara
Menkes Upayakan Perbaikan Layanan Rumah Sakit Haji

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. (foto:ist/dok)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, SURABAYA – Berkaca dari tingginya angka kematian jemaah haji Indonesia, Menteri Kesehatan (Menkes) RI bertekad meningkatkan layanan rumah sakit haji. Hal itu disampaikan Menkes Budi Gunadi Sadikin usai melakukan kunjungan ke RSUD Haji di Surabaya.

“Tetap harus meningkatkan layanan untuk masyarakat umum, dan Rumah Sakit Haji ini harus memastikan bahwa jemaah haji sehat. Karena kematian dari jemaah haji Indonesia itu paling tinggi daripada jemaah haji dari semua negara di dunia,” ucap Menkes Budi dalam keterangan resmi, yang dikutip rri.co.id, Senin (15/1/2024).

Menurut Budi, secara personal, Menteri Kesehatan Arab Saudi menyampaikan langsung kepadanya tentang tingginya jumlah kematian jemaah haji Indonesia. Menkes khawatir, jika kondisi itu terus terjadi, kuota jemaah haji dari Indonesia kemungkinan akan dikurangi.

Karena itu, ia menilai harus ada peningkatan dari sisi pelayanan kesehatan untuk masyarakat umum, khususnya jemaah haji. “Kami harus memperbaiki, gimana caranya semua rumah sakit harus bisa memastikan bahwa sebelum mereka (jemaah haji) berangkat, harus sehat,” ujar Menkes Budi.

Diketahui, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Haji Surabaya telah terintegrasi ke dalam satu paltform SatuSehat. Atas hal itu, Menkes Budi mengapresiasi RSUD Haji Surabaya.

Menkes Budi mengatakan, integrasi itu membuat RSUD Haji setara dengan rumah sakit-rumah sakit besar vertikal milik Kementerian Kesehatan. “Saya kagum karena ini (integrasi ke SatuSehat) dibikin oleh tenaga-tenaga dari RS Haji sendiri,” kata Menkes Budi.

Menurut pantauan Menkes, Rumah Sakit Haji sudah mengintegrasikan datanya di bagian rawat jalan. Dengan demikian, data kunjungan, data diagnosa, dan tanda-tanda vital pasien sudah terintegrasi ke SatuSehat.

Usai melihat infrastruktur dan fasilitas di RS Haji, Menkes Budi berharap pihaknya dapat membantu memodernisasi RS tersebut. Tahun ini, RS Haji akan mengintegrasikan data kefarmasian mulai dari resep obat dan penjualan obatnya.

See also  Kabar Gembira! Lulusan Ma'had Aly Kini Bisa Ikut Tes CPNS Kemenag

“Saat ini, progres integrasi data kefarmasian itu sedang proses pemetaan atau mapping. Ke depan, RS Haji juga akan mengintegrasikan layanan radiologi dan layanan kesehatan lainnya,” ujar Menkes.

Tags: haji 2024kemenkeskesehatan hajiRumah Sakit Haji
Previous Post

Amalan-amalan Sunah yang Dianjurkan Rasulullah di Bulan Rajab

Next Post

4.438 Jemaah Lunasi Biaya Haji 2024

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks