MADANINEWS.ID, Doha, Qatar – Seri Dialog IFN kembali berlangsung di Qatar pada tahun 2023. Dialog ini menyatukan pakar pasar dan praktisi industri terkemuka untuk menjelajahi lanskap keuangan Islam. Seri Dialog IFN 2023, diselenggarakan bekerja sama dengan Qatar Financial Center (QFC) dan Universitas Hamad bin Khalifa (HBKU). Acara berlangsung pada 31 Mei 2023 di Auditorium HBKU mulai pukul 09.15 hingga 14.00.
Acara tersebut menampilkan Dr Recep Senturk, Dekan Sekolah Tinggi Studi Islam di HBKU, sedangkan pidato utama disampaikan oleh Yousuf Mohamed Al-Jaida, Anggota Dewan dan CEO Qatar Financial Centre. Acara tersebut diadakan di Qatar karena kedekatannya dengan Syariah dan perburuannya untuk diversifikasi ekonomi yang telah memandu negara memelihara industri perbankan dan keuangan Islam, yang terus mencatat pertumbuhan yang stabil dari tahun ke tahun.
Sebagai salah satu negara terkaya di dunia, pengaruh ekonomi Qatar tidak bisa diremehkan. Islamic Financial Services Board (IFSB) menempatkan Qatar sebagai pasar perbankan Islam teratas kelima berdasarkan aset dan negara tersebut telah menyaksikan beberapa penerbitan Sukuk yang penting. Negara sangat menentukan dalam melarang operasi jendela Islam pada tahun 2011 dalam mengejar tata kelola Syariah yang lebih kuat dan fundamental yang kokoh untuk industri keuangan Syariah. Pihak berwenang terus mendukung sektor ini dengan langkah-langkah baru. Pada Oktober 2022, Bank Sentral Qatar untuk pertama kalinya menerbitkan Sukuk treasury untuk membantu bank syariah mengelola likuiditas mereka serta untuk memudahkan masuknya emiten ke pasar Sukuk.
Acara terdiri dari dua dialog yang menampilkan diskusi panel dan sesi tanya jawab dengan para ahli di bidangnya. Dialog pertama, berjudul ‘Diversifikasi Ekonomi Qatar – Peran Pasar Keuangan Islam’, mengeksplorasi topik-topik seperti meningkatkan kedalaman dan likuiditas pasar, mendorong inovasi produk dan memperluas basis investor. Dialog kedua, berjudul ‘Mencapai Tujuan Nasional melalui Perbankan Syariah — Inovasi, Transformasi, dan Digitalisasi’, mengkaji dampak merger bank domestik terhadap sektor perbankan syariah, digitalisasi layanan keuangan syariah, dan penggabungan kerangka kerja ESG dalam perbankan syariah.
“Kami sangat senang bisa kembali ke Qatar pada tahun 2023, bermitra dengan Qatar Financial Center dan Universitas Hamad Bin Khalifa untuk mengeksplorasi prospek menarik dari industri keuangan Islam Qatar,” kata Andrew Morgan, Managing Director REDmoney Group di Doha, Qatar (31/5/2023).
“Acara ini merupakan kesempatan unik untuk menavigasi tantangan dan peluang yang dihadapi industri, dari perbankan hingga Takaful dan pasar modal serta fintech”, lanjutnya.
Untuk informasi lebih lanjut tentang IFN Qatar Dialogues 2023, silakan kunjungi https://redmoneyevents.com/event/ifn-qatar-dialogues-2023/.*
