MADANINEWS.ID, JAKARTA — Lebih dari 50% tubuh manusia terdiri dari air. Tubuh sangat bergantung pada cairan untuk tetap menjaga kehidupannya sehingga butuh minum air putih dalam jumlah cukup. Namun, minum air putih yang sebenarnya itu sehari berapa liter?
Mengapa penting minum air putih setiap hari?
Tahukah Anda bahwa tubuh Anda membutuhkan air untuk menunjang fungsinya? Setiap sel, jaringan, dan organ dalam tubuh membutuhkan air agar bisa bekerja dengan baik.
Air bermanfaat untuk melancarkan aliran darah yang membawa nutrisi ke sel tubuh. Minum air putih yang cukup sehari diperlukan untuk membuang racun yang dihasilkan organ vital tubuh.
Keberadaannya juga dibutuhkan untuk melindungi jaringan tubuh yang sensitif serta melembapkan telinga, hidung, dan tenggorokan.
Jika tubuh kekurangan air, maka sel-sel dalam tubuh akan lebih sulit untuk melakukan kerjanya. Kita juga bisa mengalami dehidrasi. Hal ini dapat menguras energi dan membuat kita lelah.
Sebuah penelitian pada Journal of Nutrition yang melibatkan peserta wanita membuktikan, kekurangan cairan sebanyak 1,36% setelah olahraga dapat menimbulkan tanda kurang minum seperti terganggunya suasana hati dan konsentrasi.
Kekurangan cairan juga dapat menjadi penyebab sakit kepala.
Lantas, seharusnya minum air putih sehari berapa liter?
Kita mungkin sering mendengar anjuran untuk minum air putih delapan gelas per hari. Nyatanya, anjuran ini belum tentu berlaku untuk semua orang.
Bisa jadi kitabutuh minum air putih kurang atau melebihi rekomendasi ini.
Pada umumnya, kebanyakan orang memang tercukupi kebutuhannya dengan minum 8 gelas per hari atau setara dengan dua liter. Meski demikian, berapa liter kebutuhan minum air putih dalam sehari bisa berbeda pada setiap orang. Yang penting, minumlah setiap kali kita merasa haus, sehingga kebutuhan air kita terpenuhi.
Rasa haus merupakan isyarat tubuh bahwa tubuh kita sedang membutuhkan air. Kenalilah setiap isyarat haus kita. Jika kita mengikuti isyarat tersebut, mungkin air yang kita minum per hari bisa kurang dari 8 gelas atau mungkin lebih.
Tak perlu memaksakan minum air putih 8 gelas per hari kalau merasa tubuh kita sudah cukup terhidrasi. Selain itu, tak perlu menahan diri bila merasa masih haus setelah minum air putih 8 gelas seharian.
Lihat juga warna urine Anda untuk menentukan apakah kita sudah cukup minum air putih atau belum. Jika kebutuhan air kita belum terpenuhi, urine akan berwarna lebih gelap. Itu artinya kita harus minum lebih banyak cairan lagi.
Faktor yang memengaruhi anjuran minum air putih sehari
Ada beberapa faktor yang dapat memengaruhi berapa banyak air putih yang harus Anda minum. Di bawah ini faktor-faktornya.
1. Aktivitas
Jika kita banyak melakukan aktivitas, seperti olahraga yang mengeluarkan banyak keringat, kita butuh untuk minum lebih banyak air.
Mengapa demikian? Air lebih yang masuk ke tubuh berguna untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang melalui keringat.
2. Lingkungan
Kita membutuhkan air lebih banyak saat cuaca sedang panas atau lembab karena lebih banyak berkeringat pada saat ini. Selain itu, jika kita berada di ketinggian 2.500 meter, kita mungkin perlu minum air putih lebih banyak sehari.
Pada ketinggian ini, kita biasanya akan lebih sering buang air kecil dan bernapas lebih cepat, sehingga lebih banyak cairan tubuh yang terbuang dan kita perlu menggantinya.
3. Penyakit atau kondisi kesehatan
Saat kita sedang demam, muntah-muntah, atau diare, tubuh akan mengeluarkan lebih banyak cairan. Untuk itu, kita membutuhkan lebih banyak cairan yang masuk ke tubuh kita.
Namun, beberapa kondisi seperti gagal jantung, penyakit ginjal, dan penyakit hati mungkin dapat membuat kita harus membatasi kebiasaan minum air putih.
4. Kehamilan dan menyusui
Pada saat hamil dan menyusui, wanita membutuhkan air lebih banyak untuk mencukupi kebutuhan cairannya yang tinggi.
Terjadi banyak perubahan di dalam tubuh ibu hamil, sehingga kebutuhan cairan ibu hamil pun meningkat. Ibu menyusui juga membutuhkan air lebih banyak untuk memproduksi ASI.
