Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

ICCN Menjadi Wadah Strategis Kembangkan UMKM Indonesia

Irawan Nugroho
28 September 2022 | 14:59
rubrik: News, Nusantara
ICCN Menjadi Wadah Strategis Kembangkan UMKM Indonesia

Menteri Teten Masduki dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) bertajuk Jejaring Lokal Keren di Inews Tower, Jakarta, Rabu (28/9)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, Jakarta – Menteri Koperasi dan UKM (MenKopUKM) Teten Masduki menyatakan bahwa Indonesia Creative Cities Network (ICCN) menjadi wadah yang strategis bagi para insan kreatif untuk mengembangkan potensi diri dan UMKM di Indonesia selain juga dapat menjadi mitra dari pemerintah untuk mendorong kemajuan sektor UMKM di tanah air.

“Di acara ICCN seperti ini saya selalu mendapatkan hal-hal baru dan ide-ide baru sebab kalian semua adalah unsur maju dari daerah masing-masing. Kalian semua adalah unsur kreatif dari bangsa ini yang kita miliki,” ujar Menteri Teten Masduki dalam acara Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) bertajuk Jejaring Lokal Keren di Inews Tower, Jakarta, Rabu (28/9).

Jejaring ICCN Diminta Jadi Mitra Pemerintah

MenKopUKM berharap dari tangan-tangan anak muda yang kreatif dalam wadah ICCN, nantinya bisa memberikan pengaruh kepada peradaban di Indonesia dan dunia. Laporan Deloitte UK menyebutkan bahwa industri kreatif adalah faktor kunci bagi pertumbuhan ekonomi sebuah bangsa dalam jangka panjang. Hal ini jauh lebih bertahan daripada ekonomi yang berbasis eksplorasi alam.

Oleh sebab itu MenKopUKM mengajak para jejaring ICCN yang tersebar di 225 kota/kabupaten untuk dapat menjadi mitra pemerintah dalam mendampingi serta mengakses ekosistem pemberdayaan UMKM di Indonesia. Dijelaskan bahwa saat ini tren kesadaran masyarakat untuk membeli produk dalam negeri semakin meningkat sehingga hal ini perlu untuk terus didorong demi kontribusi yang lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi.

“Saya ditugaskan Pak Presiden untuk menyiapkan Indonesia menjadi negara maju. Jadi selain pembangunan infrastruktur dan SDM digalakkan pemerintah, kita juga menyiapkan satu juta enterpreneur baru yang mapan, oleh sebab itu saya ingin gandeng teman-teman ICCN,” kata MenKopUKM.

See also  OJK Kembali Raih Opini WTP dari BPK Untuk Laporan Keuangan OJK 2022

Bersama jejaring ICCN, MenKopUKM berharap kedepan rasio kewirausahaan di Indonesia bisa mendekati level 4 persen sebagai syarat utama menjadi negara maju di tahun 2045.

“Maka saat ini kita mulai bereskan ekosistemnya, akses pembiayaan (bagi UMKM dan wirausaha baru) dipermudah kemudian akses pasar dan akses pengembangan usaha juga kita garap. Jadi yang penting ayo kita garap bareng-bareng untuk kita siap memimpin dunia,” ucapnya.

Di tempat yang sama, Handoko Hendroyono selaku Ketua Jakarta Creative City Forum (JCCF) mengapresiasi kepedulian pemerintah khususnya Kementerian Koperasi dan UKM yang selalu konsisten dalam mendampingi dan membina UMKM. Menurutnya potensi UMKM Indonesia sangat besar untuk dikembangkan agar menjadi kekuatan ekonomi bangsa.

Pengembangan UMKM Perlu Perluasan Jejaring dan Kreativitas Berbasis Kearifan Lokal

Menurutnya untuk bisa mengembangkan sektor UMKM diperlukan beberapa strategi seperti perluasan jejaring dan kreativitas yang didasarkan pada kearifan lokal. Menurutnya dua hal tersebut dapat menjadi pembanding dengan produk-produk UMKM dari negara lain.

“Begitu banyak potensi yang kita miliki, saya melihat ada tiga kata kunci (memajukan UMKM) yaitu Jejaring, Lokal, dan Keren,” ulasnya.

Sebelumnya Ketua Umum ICCN Fiki Satari menjelaskan JCCF sebagai jejaring ICCN di Jakarta sangat fokus dalam upaya membangun dan mengembangkan ekosistem kreativitas lokal, ekonomi serta industri kreatif di Jakarta. Hal itu dilakukan dengan cara mengoptimalkan dan memberdayakan segala potensi yang dimiliki Jakarta.

“Terutama untuk memberikan manfaat seluasnya bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat, menghadirkan kepribadian serta kepekaan yang baik, menghargai dan memuliakan nilai-nilai keragaman budaya serta jati diri, juga menjadikan Jakarta sebagai creative industry hub untuk kawasan Asia-Pasifik,” kata Fiki.*

Previous Post

Prudential Syariah Hadirkan Sharia Knowledge Centre, Bantu Percepat Literasi Keuangan Syariah Indonesia

Next Post

BSI dan BSI Maslahat Gandeng Universitas Syiah Kuala Perkuat Budidaya Nilam

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks