Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Empat Faktor Pembeda RS Muhammadiyah dan RS Lainnya

Abi Abdul Jabbar Sidik
16 February 2022 | 10:00
rubrik: News, Nusantara
Empat Faktor Pembeda RS Muhammadiyah dan RS Lainnya

RS Muhammadiyah Palembang. (foto:ist/dok)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, Misi utama berdirinya Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) bukanlah semata-mata perkara bisnis, tetapi adalah untuk menolong sesama dan memajukan kehidupan manusia yang sekaligus menjadi ladang amal dan ibadah bagi para pegiatnya.

Selaras dengan makna tersebut, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Agus Taufiqurrahman dalam pelantikan direksi empat rumah sakit Muhammadiyah di Jakarta, Selasa (15/2) berpesan agar empat nilai utama Rumah Sakit Muhammadiyah yang menjadi pembeda dengan rumah sakit lainnya terus dijaga.

“Seluruh jajaran Rumah Sakit Islam Jakarta (RSIJ) di manapun akan selalu membawa rumah sakit kita ini menjadi rumah sakit Islami yang unggul dan berkemajuan. Di antara spirit yang diwariskan oleh Kiai Syuja’ dan Kiai Ahmad Dahlan adalah pertama, amal usaha kesehatan ini ditandai dengan spirit inklusif. Hadirnya untuk melayani siapapun tanpa sekat suku, agama dan golongan,” tuturnya.

Karena itu, Agus mengaku tak heran jika mendiang ulama besar Muhammadiyah, Kiai AR Fachruddin menyebut AUM di bidang kesehatan adalah kontribusi terbaik Muhammadiyah untuk umat dan bangsa.

Spirit kedua, prinsip AUM di bidang kesehatan adalah keunggulan. Agus lantas mengisahkan tantangan Kiai Ahmad Dahlan kepada Kiai Syuja’ tentang pendirian rumah sakit sebagus milik pemerintah Hindia Belanda.

“Maka kita berharap RSIJ sebagai bagian dari rumah sakit yang berada di bawah Pimpinan Pusat Muhammadiyah langsung dapat mewujudkan rumah sakit yang berkeunggulan itu,” ungkapnya.

Agus lalu menyebut bahwa saat ini hanya RS PKU Muhammadiyah Surakarta yang memiliki akreditasi internasional. Ke depan, dia berharap RSIJ mampu meraih prestasi yang sama.

Spirit ketiga, menurut Agus adalah semangat Al-Ma’un yang berorientasi pada kaum papa dan kaum marginal.

“Sekalipun (rumah sakit) kita maju harus tetap menjadi rumah sakit yang pro dhuafa yang senantiasa menolong masyarakat,” imbuhnya.

See also  Tahun 2021, Imam Masjid di Bekasi Terima Tunjangan 2,5 Juta

Spirit keempat, kata Agus adalah spirit berkemajuan dan tajdid. Rumah sakit dan seluruh AUM menurutnya harus menjadi media dakwah Persyarikatan untuk mewujudkan Islam yang Rahmatan Lil ‘Alamin.

“Semoga cita-cita kita mewujudkan amal usaha yang Islami dan unggul, yang membanggakan dan senantiasa dicintai umat sebagai kontribusi kepada umat dan bangsa selalu mendapatkan ridha Allah. Langkah-langkah yang kita lakukan ini adalah perjalanan panjang dalam rangka kiprah Muhammadiyah membangun kesehatan bangsa,” pungkas Agus

Tags: MuhammadiyahRS MUHAMMADIYAH
Previous Post

Sah! Vaksin Merah Putih dapatkan Sertifikasi Halal MUI

Next Post

Peneliti Farmasi Ungkap Manfaat Siwak untuk Lindungi Diri dari Covid-19

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks