Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Nasional Kemenag Sebut Lima Prinsip Dakwah di Televisi Agar Terwujud Islam Rahmatan Lil Alamin Kemenag Sebut Lima Prinsip Dakwah di Televisi Agar Terwujud Islam Rahmatan Lil Alamin

Abi Abdul Jabbar Sidik
27 December 2021 | 10:00
rubrik: News, Nusantara
Nasional Kemenag Sebut Lima Prinsip Dakwah di Televisi Agar Terwujud Islam Rahmatan Lil Alamin Kemenag Sebut Lima Prinsip Dakwah di Televisi Agar Terwujud Islam Rahmatan Lil Alamin

Dirjen Bimas Islam saat menyaampaikan sambutan pada acara Temu Dai Media

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, JAKARTA — Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kamaruddin Amin mengatakan, untuk menciptakan paket siaran agama yang lebih variatif dan inovatif agar dapat mengundang minat pemirsa, diperlukan lima prinsip dakwah di televisi dan media agar terwujud Islam rahmatan lil alamin.

Pertama, kualitas da’i yang memiliki wawasan keislaman dan kebangsaan yang baik, serta mampu menulis dan membaca teks Al Qur’an dan Hadis dengan baik. Kedua, menjunjung tinggi etika, hubungan antaragama, dan toleransi.

“Selain kualitas dai dan etika, prinsip dakwah di media yang ketiga adalah tidak memberi muatan politik praktis, dan tidak menjelek-jelekkan keyakinan umat lain,” ujar Kamaruddin saat Temu Dai Media, di Jakarta Minggu (26/12/2021).

Keempat, penghormatan terhadap suku, ras, dan agama. Kelima, berorientasi kepada pembangunan akhlak dan jati diri bangsa.

Dikatakan Kamaruddin, dakwah melalui televisi dapat menyatukan persepsi komunitas umat Islam dengan menerima pesan-pesan yang disampaikan secara bersama-sama dan seragam. Dakwah di televisi juga dapat meminimalisir pengaruh westernisasi yang semakin marak digencarkan oleh media Barat.

Lebih lanjut, Kamaruddin mengatakan bahwa televisi berperan penting bagi proses identifikasi nilai-nilai yang diterima masyarakat (khususnya umat Islam) yang terus berubah. Syekh Ali Mahfuz mengutarakan bahwa maju mundurnya Islam sangat tergantung pada kegiatan dakwah atau penyiaran Islam yang dilakukan oleh umat Islam itu sendiri.

“Media-media dakwah memiliki arti dan kedudukan yang sangat penting karena menentukan tingkat keberhasilan dakwah. Bahkan dapat dikatakan, bahwa tingkatan keberhasilan dakwah berbanding lurus dengan keberadaan media dakwah,” imbuhnya.

“Oleh karena itu, media memiliki kedudukan yang sama dengan tujuan, karena jika tujuan dakwah tidak dapat terrealisasi tanpa media, maka keberadaan media tersebut wajib hukumnya,” tandas Kamaruddin.

See also  BSI Maslahat Salurkan ZISWAF dan CSR Sebesar Rp187,6 Miliar Selama 2022
Tags: daiDakwah
Previous Post

Festival UMKM Inovatif dan Kreatif Diharap Dapat Tingkatkan Daya Saing

Next Post

Telah Hadir Startup Inovatif, Berorientasi Green Economy, Sekaligus Pendukung SDGs

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks