Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Badan PBB Luncurkan Program untuk Kembalikan Mata Pencaharian Rakyat Afghanistan

Abi Abdul Jabbar Sidik
22 October 2021 | 15:12
rubrik: News, Nusantara
Badan PBB Luncurkan Program untuk Kembalikan Mata Pencaharian Rakyat Afghanistan

Seorang Anak Afghanistan Menunjukan aksi protes atas pendudukan dan kepemerintahan Taliban di Afghanistan. (foto:ist/dok)

Share on FacebookShare on Twitter

Program Pembangunan PBB (UNDP) meluncurkan sebuah rencana untuk membantu jutaan warga Afghanistan yang telah kehilangan mata pencaharian di tengah gejolak politik selama ini untuk mendapatkan kembali kemampuan mencari nafkah dan memberi makan keluarga mereka.

Kecepatan dan tingkat kemorosatan ekonomi Afghanistan seperti terjun bebas sejak Taliban menguasai negara itu pada pertengahan Agustus 2021. Yang paling terkena dampak adalah 38 juta orang di negara itu, banyak di antaranya tidak dapat menghidupi diri sendiri.

Penilaian terbaru Program Pembangunan PBB (UNDP) memperkirakan 97 persen rumah tangga di Afghanistan bisa berada di bawah garis kemiskinan pada awal hingga pertengahan 2022 jika krisis politik dan ekonomi di negara itu tidak segera ditangani.

Administrator UNDP Achim Steiner mengakui Afghanistan sangat membutuhkan bantuan kemanusiaan. Namun, pada saat yang sama, ia mengatakan langkah-langkah harus diambil untuk menjaga ekonomi lokal tetap berjalan. Steiner mengatakan bantuan internasional saja tidak dapat membuat 38 juta warga Afghanistan bertahan hidup.

“Kita harus turun tangan. Kita harus menstabilkan ekonomi rakyat, selain menyelamatkan nyawa dalam waktu dekat. Kita juga harus menyelamatkan mata pencaharian karena jika tidak, kita akan menghadapi keadaan selama musim dingin ini sampai tahun depan di mana jutaan orang Afghanistan tidak dapat tinggal di daerah mereka, di rumah mereka, di desa mereka, dan bertahan hidup,” katanya.

UNDP telah membentuk Dana Abadi Khusus bagi Afghanistan untuk melindungi hasil pembangunan yang dicapai dengan susah payah selama 20 tahun terakhir. Negara-negara lain dapat menyalurkan dana untuk sejumlah proyek pembangunan dan program mata pencaharian tertentu melalui program tersebut.

Kanni Wignaraja, Asisten Sekretaris Jenderal dan Direktur Biro Regional untuk Asia Pasifik, mengatakan dana tersebut akan langsung didistribusikan kepada kelompok-kelompok komunitas dan anggota masyarakat.

See also  Nikah Siri Ditulis di Kartu Keluarga, Ini Komentar Dekan Fakultas Syariah dan Hukum UIN Jakarta

“Dana ini akan menyediakan uang tunai bagi kegiatan untuk mendukung proyek-proyek kecil pekerjaan umum. Seperti dikatakan Achim, itu akan memberikan penghasilan dasar sementara bagi mereka yang paling rentan, termasuk orang tua dan difabel. Program itu juga bekerjasama dengan sejumlah badan PBB, mitra-mitra dari LSM internasional dan nasional yang ada di lapangan,” paparnya.

UNDP memperkirakan $667 juta diperlukan untuk menutupi biaya kegiatan mata pencaharian bagi 4,5 juta warga Afghanistan pada tahun pertama. Ia berharap dapat melipatgandakan jumlah penerima manfaat pada tahun kedua, jika badan itu mampu menggandakan jumlah dana pembangunan.

Badan tersebut menyatakan peluncuran Trust Fund (dana abadi) itu merupakan awal yang baik, dengan kontribusi sebesar 50 juta euro dari pemerintah Jerman.

Tags: afghanistanKonflik AfghanistanPBBtalibanundp
Previous Post

Erick Tohir : BSI Bawa Ekonomi Syariah RI Tumbuh Pesat

Next Post

BSI dan Laznas BSMU Jalin Bersinergi Bangun Ekosistem Halal

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks