Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Huawei Gelontorkan US$100 Juta untuk Ekosistem Startup Asia Pasifik

Irawan Nugroho
4 August 2021 | 15:33
rubrik: News, Nusantara
Huawei Gelontorkan US$100 Juta untuk Ekosistem Startup Asia Pasifik
Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, Singapura/Hong Kong – Huawei mengumumkan rencananya menginvestasikan US$100 juta guna mendukung perusahaan-perusahaan rintisan atau startup di kawasan Asia Pasifik. Pengumuman ini bersamaan dengan penyelenggaraan perdana HUAWEI CLOUD Spark Founders Summit di Hong Kong dan Singapura (4/8/2021).

Catherine Chen, Senior Vice President dan Board Member Huawei saat membuka pertemuan tingkat tinggi tersebut, mengatakan bila startup sangat penting bagi kemajuan sosial. Ia juga menekankan upaya penuh komitmen yang telah dilakukan Huawei untuk mendukung perkembangan startup.

“Startup dan UKM adalah inovator, disruptor dan sekaligus pelopor. Pada 34 tahun lalu, Huawei adalah startup yang hanya memiliki modal terdaftar sebesar 5.000 dollar. Kami terus berpikir bagaimana kami dapat memanfaatkan pengalaman dan sumber daya yang kami miliki agar bisa membantu lebih banyak startup mengatasi tantangan mereka. Kami berkeyakinan bahwa dukungan tersebut akan bermanfaat dalam membantu startup untuk mengkapitalisasi peluang-peluang yang muncul berkat terselenggaranya transformasi digital, sehingga startup-startup dapat meraih kesuksesan serta kian mampu mengembangkan lebih banyak lagi produk-produk dan solusi inovatif bagi dunia,” ujar Catherine.

Kembangkan Startup Hub Tambahan

Pada pertemuan tingkat tinggi tersebut pula, Huawei juga mengumumkan bahwa program ini akan memfokuskan upayanya untuk mengembangkan empat startup hub tambahan di Indonesia, Filipina, Sri Lanka, dan Vietnam. Tujuannya adalah merekrut 1.000 startup untuk bergabung ke dalam program akselerator Spark dan membantu menskalakan 100 startup di antaranya yang terpilih.

Pada gelaran ini, Huawei juga meluncurkan Kolaborasi Cloud-plus-Cloud dan Program Inovasi bersama untuk lebih meningkatkan dukungannya kepada perusahaan-perusahaan startup di seluruh dunia. Huawei akan mengerahkan upayanya yang terus berkelanjutan dan memanfaatkan portofolio bisnisnya yang lengkap di dalam ruang kolaborasi cloud-plus-cloud untuk mendorong inovasi teknologi, layanan global dan lokal, serta ekosistem bisnis guna mempercepat pertumbuhan startup.

See also  Konsultan Ibadah Daker Makkah Siapkan Layanan Online dan Offline untuk Jemaah

Luncurkan Tiga Inisiatif Tambahan

Huawei juga dicatat meluncurkan tiga inisiatif tambahan dalam Program Spark Asia Pasifik, yaitu Spark Developer Program yang bertujuan untuk menyokong pembinaan ekosistem pengembang di kawasan Asia Pasifik yang didayai oleh Huawei Cloud; Program Spark Pitstop, yang dirancang  untuk menggabungkan dan mendukung startup di Huawei Cloud agar bisa mempercepat pengembangan produk; dan Spark Innovation Program (SIP) yang berfokus memfasilitasi inovasi perusahaan melalui ekosistem startup Spark.

Di tempat yang sama CEO of Huawei’s Cloud Business Unit Zhang Ping’an, CEO of Huawei’s Cloud Business Unit mengatakan bila  sejak diluncurkan pada tahun 2017, HUAWEI CLOUD telah menjadi cloud dengan pertumbuhan tercepat di dunia dan telah mendorong pertumbuhan banyak startup. Tahun lalu, pihaknya meluncurkan Program Spark di Asia Pasifik. Melalui program ini, pihaknya jugai bekerja sama dengan pemerintah daerah, inkubator terkemuka, perusahaan VC terkenal, dan universitas terkemuka untuk membangun platform yang mampu mendukung startup di berbagai wilayah.

Menurut Zhang kembali, pihaknya akan memberikan dukungan yang lebih besar kepada para startup melalui empat inisiatif baru, yakni kolaborasi cloud-plus-cloud, inovasi teknologi berkelanjutan, layanan global dan lokal, serta ekosistem bisnis berkualitas tinggi.

“Hari ini, kami meluncurkan Kolaborasi Cloud-plus-Cloud dan Program Inovasi Bersama guna mendukung startup dengan menginvestasikan sumber daya senilai US$40 juta.  investasi tersebut berasal dari HUAWEI CLOUD dan Huawei Mobile Services (HMS). Pada tahun 2021, kami berencana untuk memberikan dukungan kepada 200 startup di ekosistem HMS dan berbagi jaringan sumber daya kami dengan para pengembang di seluruh dunia yang bersama-sama telah melayani 1 miliar pengguna perangkat Huawei. Selain itu, kami juga akan membuka Pusat Inovasi Pengembang HMS untuk mendukung 100.000 pengembang cloud-native HMS”, pungkasnya.*

See also  KemenKopUKM Gandeng Yayasan Karya Dua Anyam Guna Mendigitalisasi Wirausaha Kriya NTT
Tags: HUAWEI CLOUD Spark Founders Summit
Previous Post

Kemenag Umumkan Hasil Seleksi Administrasi CASN, Masa Sanggah 5-8 Agustus

Next Post

Kemenag Buka Program Akademi Madrasah Digital Tahun 2021 Gratis

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks