Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Lembaga Pembiayaan Harus Terus Perbaiki Seluruh Infrastruktur Agar Jangkau Usaha Mikro

Irawan Nugroho
28 April 2021 | 16:57
rubrik: News, Nusantara
Lembaga Pembiayaan Harus Terus Perbaiki Seluruh Infrastruktur Agar Jangkau Usaha Mikro
Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) menyebutkan inovasi bisnis menjadi hal yang sangat penting dilakukan guna menyesuaikan diri dengan perkembangan perekonomian saat ini. Apalagi saat ini pemerintah terus menunjukkan keberpihakannya kepada sektor UMKM yang selama ini telah menjadi core business BRI.

Dalam BRI: Microfinance Outlook 2021 yang diselenggarakan Rabu (28/4/2021), Direktur Bisnis Mikro BRI Supari mengatakan bila BRI melakukan perubahan dengan mengadopsi teknologi untuk menyasar UMKM guna mendukung pemberdayaan dan pemerataan di sektor ini.

“Segmen mikro itu banyak yang mengira mudah karena sederhana perilakunya itu, cukup didekati dengan cara-cara yang sederhana tidak formal itu dulu. Tetapi sesungguhnya di dalam segmen mikro itu di dalamnya tersegmentasi lagi, setidaknya ada 6 segmen berdasarkan perilaku dan skala usahanya,” kata Supari.

Menurutnya kembali, banyak pandangan yang keliru terkait sektor mikro ini. Seperti misalnya sektor mikro dianggap sebuah entitas satu segmen yang utuh yang kira-kira homogen perilakunya.  Pendapat tersebut tentu saja tidak tepat. Karena itu solusi bagi mereka agar bisa survive tidak hanya harus bisa beradaptasi, namun juga harus mampu berkolaborasi serta mampu merubah mindset yang ada.

Karena itulah maka pihaknya terus melakukan upaya untuk mencapai hal tersebut dengan selain untuk membuat profiling sektor UMKM guna bisa meng-address pelaku sektor sesuai dengan kebutuhan, juga memberikan kemudahan, efisiensi, kecepatan barang kepada para usaha ini sehingga mereka lebih cepat untuk mendapatkan margin yang lebih baik.

Tak lupa, Supari juga menyebutkan bila inovasi yang diperlukan dari pembiayaan dan lembaga pembiayaan sangat kompleks. Karena itu, maka teknologi dibutuhkan untuk bisa menjangkau dan mengemas produk dan layanan sehingga bisa memberikan efisiensi dan kemudahan bagi sektor yang menjadi sasaran.

See also  Lazismu Perkuat Digitalisasi Sistem Keuangan untuk Akselerasi Gerakan Zakat

“Sekali lagi pembiayaan, lembaga pembiayaan harus terus memperbaiki seluruh infrastruktur yang digunakan untuk menjangkau mereka dengan inovasi yang sangat tinggi. Inovasi yang sangat tinggi itu identik dengan kecepatan, kecepatan identik dengan IT capability. Ujung-ujungnya IT mempunyai peran yang sangat penting,” katanya.*

Tags: Bank Rakyat Indonesia
Previous Post

Suporter Manchester City Bagi-bagi Takjil dari Ilkay Gundogan di 4 Kota

Next Post

Pendampingan Terintegrasi Pada Skema Pembiayaan UMKM Tengah Dikembangkan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks