Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Puasa Ramadhan, Masyarakat Diminta Tak Ragu Lakukan Vaksinasi

Abi Abdul Jabbar Sidik
12 April 2021 | 11:00
rubrik: News, Nusantara
PBNU Imbau Masyarakat Jangan Takut Divaksin
Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, JAKARTA — Ahli Patologi Klinik Universitas Sebelas Maret, Tonang Dwi Ardyanto meminta masyarakat untuk tidak ragu untuk vaksinasi COVID-19 saat menjalankan ibadah puasa.

“Yang terpenting kita harus yakin bahwa kondisi kita harus fit. Kalau nanti saat puasa sudah waktunya mendapat vaksinasi, istirahat yang cukup dan jangan lupa makan sahur,” ujar Tonang Dwi Ardyanto dalam keterangan di Jakarta, Minggu.

Ia menambahkan vaksinasi merupakan usaha bersama sebagai bagian dari ikhtiar untuk menangani COVID-19.

“Saya mengajak masyarakat agar vaksinasi ini diniatkan dengan baik, semoga mendapat berkah dari Allah SWT, sehingga akhirnya membantu mengatasi pandemi,” kata Tonang.

Ia menyampaikan Fatwa MUI juga menyatakan bahwa vaksinasi COVID-19 tidak membatalkan puasa Ramadhan.

Tonang mengatakan tidak hanya bagi masyarakat yang sehat, bagi masyarakat yang memiliki penyakit penyerta (komorbid) juga masih bisa melakukan vaksinasi COVID-19.

“Bagi yang memiliki komorbid, seperti diabetes, sebetulnya sebelum ada vaksinasi sudah ada petunjuk bagaimana menjalankan puasa sebagai seorang pasien diabetes. Petunjuk itu yang harus dijalani, prinsipnya tidak perlu takut untuk divaksin, kalau ragu berkonsultasi dengan dokter saat tiba waktunya divaksinasi,” ujarnya.

Mengingat vaksinasi di bulan Ramadhan nanti juga akan dilakukan kepada kelompok lansia, Tonang mengimbau agar masyarakat meyakinkan golongan lansia bahwa vaksinasi aman dilakukan.

“Selama proses skriningnya lolos, tidak masalah dan jangan ragu untuk divaksinasi. Kita juga harus bantu para lansia agar mudah mengakses lokasi vaksinasi. Apabila dua hal ini kita lakukan akan lebih mudah untuk yang lainnya,” katanya.

Terkait dengan tata cara beribadah di bulan Ramadhan tahun ini yang masih dalam kondisi pandemi, Tonang menyampaikan, ada dua kunci utama menerapkan protokol kesehatan di dalam masjid, yakni disiplin dalam mengenakan masker dan mencuci tangan.

See also  Rangkaian Peluncuran Buku Jenderal Kekaryaan, LKN Ziarah ke TMP Kalibata

“Dua protokol kesehatan ini apabila dijalankan sambil berusaha semaksimal mungkin dalam menjaga jarak, manfaatnya sangat besar,” katanya.

“Saya mengajak masyarakat agar vaksinasi ini diniatkan dengan baik, semoga mendapat berkah dari Allah SWT, sehingga akhirnya membantu mengatasi pandemi,” kata Tonang.

Ia menyampaikan Fatwa MUI juga menyatakan bahwa vaksinasi COVID-19 tidak membatalkan puasa Ramadhan.

Tonang mengatakan tidak hanya bagi masyarakat yang sehat, bagi masyarakat yang memiliki penyakit penyerta (komorbid) juga masih bisa melakukan vaksinasi COVID-19.

“Bagi yang memiliki komorbid, seperti diabetes, sebetulnya sebelum ada vaksinasi sudah ada petunjuk bagaimana menjalankan puasa sebagai seorang pasien diabetes. Petunjuk itu yang harus dijalani, prinsipnya tidak perlu takut untuk divaksin, kalau ragu berkonsultasi dengan dokter saat tiba waktunya divaksinasi,” ujarnya.

Mengingat vaksinasi di bulan Ramadhan nanti juga akan dilakukan kepada kelompok lansia, Tonang mengimbau agar masyarakat meyakinkan golongan lansia bahwa vaksinasi aman dilakukan.

“Selama proses skriningnya lolos, tidak masalah dan jangan ragu untuk divaksinasi. Kita juga harus bantu para lansia agar mudah mengakses lokasi vaksinasi. Apabila dua hal ini kita lakukan akan lebih mudah untuk yang lainnya,” katanya.

Terkait dengan tata cara beribadah di bulan Ramadhan tahun ini yang masih dalam kondisi pandemi, Tonang menyampaikan, ada dua kunci utama menerapkan protokol kesehatan di dalam masjid, yakni disiplin dalam mengenakan masker dan mencuci tangan.

“Dua protokol kesehatan ini apabila dijalankan sambil berusaha semaksimal mungkin dalam menjaga jarak, manfaatnya sangat besar,” katanya.

Tags: puasa ramadhanvaksinasi covid-19vaksinasi ramadhanvaksinasi saat puasa
Previous Post

Isbat Awal Ramadan 1442 H Digelar Hari Ini, Berikut Daftar Lokasi Rukyatul Hilal di Seluruh Indonesia

Next Post

Puasa tapi dengan Niat Diet, Bagaimana Hukumnya?

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks