Meski di Tengah Pandemi, ISEF 2020 Mampu Catat Transaksi Hingga Rp 5,03 triliun

Penulis Abi Abdul Jabbar

MADANINEWS.ID, JAKARTA — Festival Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) ke-7 yang dihelat pada 7 Agustus-31 Oktober 2020. membukukan transaksi sementara sebesar Rp 5,03 triliun.

Bank Indonesia (BI) mengatakan, transaksi tersebut terdiri dari kesepakatan pembiayaan, komitmen transaksi business to business, transaksi ritel business to consumer, dan komitmen wakaf produktif.

Deputi Gubernur BI Sugeng mengatakan, meski ISEF pada tahun ini diselenggarakan dengan konsep yang berbeda alias secara virtual akibat pandemi Covid-19, ini tidak menyurutkan semnagat dalam menyelenggarakan kegiatan tahunan tersebut.

“Ini justru memberikan hidayah dan optimisme penciptaan peradaban baru, yaitu peradaban digital,” kata Sugeng dalam closing ceremony ISEF 2020, Sabtu (31/10).

Senada dengan Presiden RI Joko Widodo, Sugeng menegaskan kalau ISEF 2020 diharapkan mampu mendorong pengembangan ekonomi dan keuangan syariah sebagai sumber baru pertumbuhan nasional, untuk mendukung Indonesia maju dan menjadi salah satu pusat ekonomi dan keuangan syariah dunia.

Ke depan pun, bank sentral mengaku akan terus berkomitmen untuk mengimplementasikan tiga pilar pengembangan ekonomi dan keuangan syariah, untuk mendukung akselerasi ekonomi dan keuangan syariah nasional.

Hal yang akan dilakukan adalah dengan pertama, pemberdayaan ekonomi syariah diarahkan untku membangun mata rantai ekonomi halal, dengan sektor-sektor unggulan seperti pertanian, fashion, wisata ramah muslim, dan energi terbarukan.

Kedua, memperkuat keuangan syariah dengan memperluas produk dan akses keuangan baik komersial, yaitu perbankan, pasar keuangan, dan lembaga keuangan lainnya, maupun keuangan sosial, seperti zakat, infak, dan wakaf.

Ketiga, tak lupa bank sentral akan terus mendorong edukasi dan sosialisasi terkait dengan ekonomi dan keuangan syariah kepada masyarakat Indonesia.

BACA JUGA

Tinggalkan komentar