Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Saudi Tegaskan Kesiapan Terima Jamaah Umrah dari Seluruh Dunia

Abi Abdul Jabbar Sidik
2 November 2020 | 08:00
rubrik: Haji & Umrah
Saudi Tegaskan Kesiapan Terima Jamaah Umrah dari Seluruh Dunia

Muslim worshippers pray around the Kaaba in the Grand Mosque complex, Islam's holiest shrine, in Saudi Arabia's holy city of Mecca on November 1, 2020, as authorities expand the year-round Umrah pilgrimage to accommodate more worshippers while relaxing COVID-19 coronavirus pandemic curbs. (Photo by - / AFP)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, JEDDAH — Menteri Haji dan Umrah Saudi, Dr. Mohammed Saleh bin Taher Benten, menegaskan telah meningkatkan kesiapan melayani tamu Allah SWT. Hal ini ia sampaikan sebagai respon atas aspirasi Muslim dari dalam dan luar Kerajaan Saudi yang ingin melakukan umrah.

Menteri Haji dan Umrah ini juga menegaskan, berbagai tindakan pencegahan dan protokol kesehatan yang diperlukan telah diambil untuk menggagalkan penyebaran Covid-19.

Dilansir di Saudi Press Agency, Senin (2/11), di hari pertama dibukanya tahap ketiga umrah, Bandara Internasional King Abdulaziz di Jeddah menerima kedatangan jamaah umroh dari Indonesia dan Pakistan.

Benten selanjutnya meminta jamaah ini untuk mematuhi tindakan pencegahan, dari kedatangan mereka hingga keberangkatan kembali ke negara asal mereka.

Sebelumnya diberitakan tahap ketiga ini akan terus diberlakukan hingga pandemi Covid-19 di seluruh dunia berakhir. Pelaksanaan ibadah umroh, kunjungan ke Dua Masjid Suci, maupun shalat berjamaah dilakukan dengan kapasitas 100 persen, dimana setiap harinya ada 20 ribu jamaah umrah dan 60 ribu jamaah sholat.

Jamaah umrah maupun pengunjung yang boleh memasuki Kerajaan hanya dari negara-negara yang sudah disetujui oleh Kementerian Kesehatan Saudi.

Pada 22 September, Raja Salman menyetujui dimulainya kembali umrah secara bertahap dalam tiga tahap. Pelaksanaan dilakukan di tengah kepatuhan terhadap prosedur kesehatan dan pencegahan yang diperlukan.

Pada fase pertama, hanya warga dan penduduk di dalam Kerajaan yang diizinkan melakukan umrah. Masjidil Haram per-hari menerima jamaah umrah dengan kapasitas 30 persen atau 6.000 jamaah per hari, mulai 4 Oktober.

Fase kedua dimulai 18 Oktober, dengan 15.000 jamaah diizinkan untuk melakukan umrah dan 40.000 jamaah melakukan sholat wajib di Masjidil Haram. Pada fase ini, Kerajaan membuka kapasitas 75 persen per-hari.  

See also  BSI Siap Jadi Mitra Strategis HIMPUH, Hadirkan Kemudahan Pembiayaan Haji bagi PIHK
Tags: umrah 2020umrah dimasa pandemi
Previous Post

Jamaah Umrah Perdana Asal Indonesia dan Pakistan Tiba di Saudi

Next Post

Mendag Ungkap Strategi Dongkrak Ekspor Produk Halal Indonesia

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks