Kiat Aman Naik Ojek Online saat New Normal

Penulis Abi Abdul Jabbar

MADANINEWS.ID, JAKARTA — Indonesia saat ini tengah memasuki masa New Normal atau Normal Baru dimana kegiatan ekonomi dan masyarakat sudah mulai diperbolehkan kembali namun tetap memperhatikan protokol kesehatan untuk menekan penyebaran virus corona. Saat new normal seperti sekarang ini, ojek online memang menjadi salah satu moda transportasi yang diizinkan pemerintah untuk bisa beroperasi kembali.

Karena memang sebagian besar masyarakat sangat bergantung pada layanan ojek online seperti untuk mengantarkan makanan, barang ataupun mengantar penumpang dari satu tempat ke tempat lain.

Namun pastinya masih banyak penumpang atau bahkan driver yang harus berhati-hati dan tetap melakukan pencegahan.

Melalui laman resmi YouTube BNPB, membahas mengenai tips aman saat menaiki ojek online yang menghadirkan dr. Andi Khomaini, Sp.PD – Dokter Spesialis Penyakit Dalam/Chairman Junior Doctors Network Indonesia dan juga salah satu driver ojek online yakni Adilla Lestari.

Pada talkshow tersebut, dr. Andi menjelaskan bahwa driver dan juga penumpangnya harus sama-sama memiliki tanggung jawab agar tidak saling menularkan.

“Yang kita batasi adalah bagaimana kita melindungi drivernya. Kita juga melindungi terutama penumpangnya. Jadi masing-masing punya tanggung jawab bagaimana dirinya sehat, atau misalkan dia sakit, berusaha agar tidak menularkan pada ornag lain. Jadi disitu kita menerapkan protokol kesehatan itu. Kalau sudah bisa menerapkannya protokol kesehatan, ojok online sih oke aja.” ujar dr. Andi.

“Apa saja yang dibutuhkan, misalnya kita menggunakan masker, menggunakan kacamata, menggunakan helm yang ada penutupnya (helm sendiri). Jadi kalaupun misalnya, ada droplet atau apa itu bener-bener terkunci untuk penumpangnya sendiri dia tidak potensi penularannya,” ujarnya lagi menambahkan.

Dari sisi driver ojek online, Adilla juga memberikan pendapat terkait dengan apa saja yang harus dipersiapkan saat akan menggunakan jasa ojek online. Menariknya, Adilla juga memiliki inisiatif untuk memberikan masker gratis kepada penumpang yang tidak membawa masker. Hal itu dilakukan untuk meminimalisir risiko penyebaran.

“Pasti bawa hand sanitizer, helm yang sudah SNI, bawa masker, trus kita juga ada jadwal untuk penyemprotan disinfektan motor drivernya. Trus saya juga menyiapkan masker baru untuk si customer kalo dia gak bawa masker.”

Bagi para masyarakat yang akan menggunakan jasa ojek online, dr. Andi juga kembali mengingatkan bahwa saat ini semua harus memiliki tanggung jawab pada kesehatan serta keselamatan dirinya masing-masing. Jadi selalu usahakan agar dari pihak driver dan juga penumpangnya akan sama-sama aman

BACA JUGA

Tinggalkan komentar