PT Bank Panin Dubai Syariah Tbk, lebih dikenal sebagai Bank Panin Dubai Syariah, menyelenggarakan paparan publik tahunan pada akhir Desember 2017. Dalam kesempatan tersebut dipaparkan kinerja Bank Panin Dubai Syariah hingga kuartal ketiga tahun 2017.
“Hingga September 2017 Panin Dubai Syariah menunjukkan pertumbuhan yang berkelanjutan, dengan total aset Rp 9,33 triliun atau meningkat sebesar 14,4 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya,” kata Edi Setijawan, Director Finance and Operational Bank Panin Dubai Syariah.
Data keuangan per Desember 2016 dibandingkan dengan September 2017, secara umum ada kenaikan aset, pembiayaan, dana pihak ketiga, serta laba sebelum pajak. Untuk aset, dari Rp 8,758 miliar menjadi Rp 9,333 miliar, pembiayaan Rp 6,347 miliar menjadi Rp 7,338 miliar, dana pihak ketiga juga mengalami peningkatan dari Rp 6,899 miliar menjadi Rp 7,786 miliar.
Sementara itu, hanya dalam waktu sembilan bulan, laba sebelum pajak sudah menyentuh angka Rp 20,09 miliar. Bandingkan dengan capaian tahunan per Desember 2016 yang nilainya mencapai Rp 27,75 miliar.
Secara umum, pertumbuhan bisnis Panin Dubai Syariah masih didukung segmen korporasi dan komersial sebagai mesin utama pertumbuhan. Didukung oleh segmen ritel yang tumbuh sebesar 23,4 persen, sejalan dengan upaya Panin Dubai Syariah melakukan diversifikasi usaha dan pengelolaan risiko.
Bank Panin Dubai Syariah menyadari tantangan yang ada dalam usaha memperkuat core bisnisnya di tahun mendatang. Untuk itu mereka menyiapkan strategi, terutama dalam pengembangan modal dan layanan.
“Untuk ekspansi, kami harus menambah modal, terutama dari pihak ketiga. Untuk layanan, kami fokus mengembangkan jaringan anorganik, tidak membangun sendiri, melainkan menumpang di outlet induk kami seperti yang disyaratkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK),” tutur Edi.
Khusus untuk setoran ibadah haji nasabah, Bank Panin Dubai Syariah membuka layanan syariah satu atap bekerja sama dengan Kementerian Agama. “Kami membuka layanan syariah satu atap bekerja sama dengan Kemenag di beberapa daerah. Kebijakan ini kami ambil karena selama ini nilai setoran ibadah haji sangat menggembirakan,” katanya.
Ditambahkan A. Fathoni, Vice President Corporate Secretary, selain memperbanyak cabang anorganik, ke depan mereka juga terus memperkuat bidang Teknologi Informasi dalam upaya meningkatkan layanan untuk nasabahnya. Tak salah bila Bank Panin Dubai Syariah beberapa waktu lalu diganjar penghargaan bergengsi Best of The Best Islamic Bank dari A. Karim Award.
Selamat! (esti)
