Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Askopindo Diminta Turun Tangan Atasi Gagal Bayar

Irawan Nugroho
22 February 2020 | 10:31
rubrik: Indeks, News, Nusantara
Askopindo Diminta Turun Tangan Atasi Gagal Bayar
Share on FacebookShare on Twitter

Madaninews.id, Jakarta – Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Teten Masduki mengatakan, koperasi simpan pinjam harus melakukan modernisasi. Caranya dengan penerapan teknologi dan transparansi, agar peningkatan pelayanan terhadap anggota semakin bagus.

“Modernisasi dan transparansi ini penting supaya koperasi bisa tumbuh kembang di era digital,” katanya seusai menerima pengurus Asosiasi Koperasi Simpan Pinjam Indonesia (Askopindo), di kantornya, Jumat (21/2).

Menurutnya, modernisasi juga sebagai langkah untuk menghadapi persaingan zaman dari financial technology. “Kalau kita tidak melakukan ini akan ditinggalkan anggota, karena koperasi untuk kegiatan usaha kalau tidak ada keuntungan di sana pasti akan ditinggalkan”, tutur Teten.

Selain itu, Menkop dan UKM minta Askopindo untuk turun tangan mengatasi koperasi gagal bayar dan mendorong agar Askopindo mengarahkan program koperasi naik kelas untuk sektor usaha skala besar masuk ke komoditi pangan, maritim dan teknologi.

Ketua Askopindo Sahala Panggabean menyatakan, selama ini ada kesan koperasi dipinggirkan. Seharusnya, kata dia, pemberdayaan koperasi bisa berjalan terus.

“Walaupun kejelekannya kita tahu. Ada koperasi yang dimainkan oknum. Misalnya Langit Biru, Cipaganti dan Indosurya yang gagal bayar. Itu karena uang anggota diinvestasikan ke jangka panjang. Tidak tepat itu,” tandas Sahala.

Ia mengakui, saat ini ada sekitar 140 ribu koperasi simpan pinjam, namun sulit untuk disatukan. “Harapan kita melalui kongres ini untuk kebulatan tekat mendorong KSP bersatu, supaya maju. Kami harus koreksi diri, agar koperasi menjadi bisnis yang bagus,” kata Sahala.*

See also  ACT-Pemprov DKI Kerjasama Dapur Qurban, Targetkan 1000 Ekor Sapi
Previous Post

MUFFEST 2020: Membaca Tren Fashion Muslim 2021-2022

Next Post

Direktur Penerangan Agama Islam: “Baik Buruknya Bangsa Tergantung Pada Keluarga”

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks