MADANINEWS.ID, JAKARTA – Bertepatan dengan miladnya yang ke-2, Komunitas Ojek Online Lintas Fatmawati menggelar tasyakuran dengan menyantuni anak yatim pada Minggu (16/02) di Lapangan Gor Cilandak Barat.
Santunan diberikan kepada 30 anak yatim dan diserahkan langsung oleh Ketua Komunitas Lintas Fatmawati Slamet Wasirun beserta Ketua RW 06 Cilandak Barat Hanafi dan Kapolsek Cilandak Kompol Martson Marbun, SH., MM.
Wakil Ketua Komunitas Lintas Fatmawati Andri menuturkan santunan ini terselenggara berkat dana solidaritas yang dihimpun dari para driver ojek online anggota komunitas selama 6 bulan.
“Selain itu kami juga ada Mopay atau Majelis Online Anak Yatim jadi santunan ini pelopor nya adalah Mopay itu salah satu penggeraknya Driver juga,Mopay ini hanya ada di wilayah Jakarta Selatan saja kami mengumpulkan amal di setiap posko-posko dan itulah salah satu dana terkumpul untuk menyantuni anak Yatim,” kata Andri.

Andri menyebut Komunitas Lintas Fatmawati sendiri lahir pada 13 Februari 2018. Tujuan komunitas ini dibentuk menurutnya adalah sebagai wadah silaturahmi dan solidaritas antar komunitas ojek online yang berada di seputar Fatmawati.
“Kami berharap pembentukan komunitas ini mampu menjadi media yang mempermudah koordinasi atau komunukasi diantara para driver anggota Ojol, khususnya jika semisal terjadi kecelakaan atau hal-hal tak diinginkan. Kami mengkondisikan driver sejabodetabek untuk melakukan aksi solidaritas. Dan semenjak komunitas ini terbentuk info-info dilapangan mengenai para anggot atau driver ojol jadi terkordinasikan, kita juga jadi lebih mudah saling membantu,” ujar Andri.
Untuk keanggotaan komunitas, Andri menuturkan anggota komunitas ini terdiri dari perwakilan setiap Kecamatan. Misalnya di setiap Kecamatan minimal ada 3 orang driver ojek online yang bergabung menjadi anggota komunitas. Sejauh ini total jumlah anggota komunitas ini sendiri sudah ada 40 orang.
Selama dua tahun sejak berdirinya komunitas ini, Andri mengatakan sudah cukup banyak kegiatan yang dilaksanakan. Umumnya kegiatan yang dilakukan adalah aksi-aksi solidaritas kepada anggota dan sesama pengemudi ojek online ataupun charity kepada masyarakat sekitar.
“ Misalnya kita pernah bikin kegiatan suntik gratis untuk penyakit tertentu bekerjasama dengan dinas Kesehatan atau Puskesmas Cilandak Barat dan dibantu Ketua RW 06 Cilandak Barat Bpk H Hanafi SE hingga penggalangan dana untuk musibah Nasional seperti banjir yang kita semua hampir setiap tahun terjadi di Jakarta,” paparnya.
Komunitas ini, ungkap Andri, bahkan sudah memiliki 1 Ambulance yang diperuntukan membantu warga yang membutuhkan. Mobil Ambulance itu merupakan hibah dari salah satu driver ojek online anggota komunitas yang tak mau di sebutkan namanya.

Andri berharap kedepan komunitas ini bisa semakin kompak, semakin besar dan terkoordinasi serta bisa memberi manfaat khususnya bagi rekan-rekan driver ojek online.
