Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Kemenkop dan UKM Beri Pelatihan Tingkatkan Kapasitas Pelaku Koperasi dan UKM

Irawan Nugroho
17 October 2019 | 17:54
rubrik: Indeks
Kemenkop dan UKM Beri Pelatihan Tingkatkan Kapasitas Pelaku Koperasi dan UKM

Deputi Bidang Pengembangan SDM Kemenkop dan UKM Rulli Nuryanto membuka dengan resmi kegiatan Peningkatan Kapasitas SDM KUMKM di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (17/10/2019)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, Makasar – Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop dan UKM) dorong peningkatan kapasitas para pelaku Koperasi dan UKM di Tanah Air, melalui pelatihan terpadu bagi para pelaku koperasi dan UKM di Provinsi Sulawesi Selatan.

Kegiatan tersebut berlangsung pada 17-20 Oktober 2019 dan dibuka oleh Deputi Bidang Pengembangan SDM Kemenkop dan UKM, Rulli Nuryanto di Grand Maleo Hotel, Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (17/10).

“Tujuan utama kegiatan ini adalah tingkatkan kapasitas dan kemampuan SDM para pelaku koperasi dan UKM di Sulawesi Selatan,” ujar Rulli.

Tiga Pelatihan Koperasi

Menurut Rulli ada tiga kegiatan pelatihan yang digelar sekaligus dalam mendukung kegiatan tersebut, yaitu pelatihan bagi pendamping KUMKM, pelatihan  Lamikro dan pelatihan Standar Kegiatan Kerja Nadional Indonesia(SKKNI) ritel bagi koperasi.

Rulli menjelaskan ketiga pelatihan ini sama-sama penting. Untuk pelatihan pendamping KUMKM penting untuk tingkatkan kapasitas mereka ketika melakukan tugasnya saat mendampingi para pelaku koperasi dan UKM.

“Dengan banyaknya tantangan serta masalah yang mereka hadapi dilapangan, tentu kapasitas pendamping terus akan kita up grade atau kita tingkatkan,” kata Rulii.

Pelatihan ini sekaligus peningkatan kemampuan serta kualitas para pendamping, untuk menciptakan koperasi dan UKM berkelas.

Untuk pelatihan Laporan Akutansi Usaha Mikro (Lamikro) menurut Rulli juga penting, karena pihaknya ingin Lamikro cakupannya tersebar luas dan dipahami serta diketahui serta dimanfaatkan oleh seluruh pelaku usaha kecil, termasuk juga di Sulsel.

“Kami harapkan para peserta pelatihan yang berasal dari kalangan asosiasi-asosiasi pelaku usaha kecil bisa menularkan pengetahuan mereka ini kepada para anggotanya. Sehingga nantinya mereka dapat menyusun laporan keuangan yang transparan sesuai standar akutansi Indonesia. Tentunya laporan yang mereka susun ini bisa diterima dan dimanfaatkan oleh lembaga-lembaga keuangan ketika mereka akan mengakses sumber pemodalan di lembaga keuangan tersebut” jelas Rulli.

See also  Majelis Tarjih PP Muhammadiyah Bahas Draft Isi Fiqih Difabel

Sedang untuk pelatihan SKKNI ritel bagi koperasi, ini juga penting lanjut Rulli. Untuk bisnis ritel yang kini bersaing ketat, tidak hanya persaingan bisnis ritel offline maupun online. “Untuk itulah kalangan koperasi ritel harus kita siapkan terus menerus menghadapi persaingan ketat tersebut. Caranya adalah dengan memberikan pelatihan yang diberikan melalui para pramuniaga ini” tambah Rulli.

Hal ini penting, karena mereka inilah yang berhadapan langsung dengan konsumen. Ketika konsumen merasa puas dengan pelayan pramuniaga, tentunya konsumen akan datang kembali, bahkan bisa membawa teman-temanya.

“Tidak hanya pelatihan, dalam kesempatan ini, kita juga melakukan uji kompetensi kepada mereka. Sehingga mereka nanti tidak hanya mendapat sertifikat pelatihan, namun juga mendapat sertifikat kompetensi yang bisa mereka gunakan sebagai dasar, bahwa mereka kompeten dan profesional dibidangnya,” tandas Rulli.

Pelatihan Untuk Tingkatkan Kapasitas SDM KUMKM

Sementara itu Kepala Bidang UMKM Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulawesi Selatan, Abdul Azis Bennu mengatakan pihaknya sangat berterima kasih atas kepercayaan dan dukungan dari Kemenkop dan UKM atas digelar kegiatan peningkatan kapasitas SDM KUMKM di Provinsi Sulawesi Selatan ini.

Menurutnya  kegiatan  peningkatan kapasitas SDM pelaku KUMKM, sangat mendukung upaya Pemprov Sulsel dalam program pembangunan koperasi dan UKM di Sulsel.

“Ini semakin menambah motivasi kami dalam mendukung program memajukan koperasi dan UKM di wilayah ini,” imbuhnya.

Abdul Azis meminta kepada peserta untuk benar-benar memanfaatkan kesempatan yang diberikan Kemenkop dan UKM dalam meningkatkan kemampuan yang mereka miliki.

Seperti para pendamping KUMKM, harus benar-benar paham dan menguasai tugas mereka. Dimana saat ini LPDB-KUMKM yang kembali membuka kran bantuan dana bergulir untuk Provinsi Sulsel.

“Para pendamping KUMKM harus tahu dan paham benar soal itu. Sehingga mampu menjelaskan kepada koperasi dan UKM tentang manfaat dari bantuan dana bergulir dari LPDB tersebut,” pungkas Aziz.

See also  BPJPH - Unhas Sinergi Pendirian Pusat Pemeriksa Halal

Kegiatan peningkatan kapasitas SDM KUMKM di Sulsel, juga dihadiri Asisten Deputi Standarisasi dan Sertifikasi, Retno Endang Prihatini,  Kepala Bidang Penumbuhan Kewirausahaan, Surmanto dan Kepala Bidang UMKM Dinas Koperadi dan UKM Provinsi Sulawesi Selatan, Abdul Azis Bennu.*(Ed.i)

Tags: Pelatihan terpadu koperasi
Previous Post

Kemenkop dan UKM Fasilitasi Pelaku UKM Ikuti Trade Expo Indonesia 2019

Next Post

Peningkatan Kapasitas Usaha UMKM, Kunci Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks