Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Tindaklanjuti Dampak Asap, ACT Kerahkan Armada Kemanusiaan

Abi Abdul Jabbar Sidik
23 September 2019 | 14:22
rubrik: Nusantara
Tindaklanjuti Dampak Asap, ACT Kerahkan Armada Kemanusiaan

Armada kemanusiaan ACT untuk bantu masyarakat terdampak karhutla di Riau. (foto:act)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, JAKARTA — Aksi Cepat Tanggap (ACT) mengerahkah armada-armada kemanusiaan untuk meredam dampak kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau. Semua armada tersebut tengah disiapkan di Humanity Distribution Center (HDC) Gunung Sindur, Jawa Barat, untuk diberangkatkan Senin (23/9) sore.

Sejumlah armada kemanusiaan tersebut antara lain Humanity Food Truck, Ambulance Pre-Hospital, Humanity Water Tank, dan 10 truk logistik yang memuat 100 ton bantuan pangan berisi beras, gula, air mineral, termasuk kebutuhan sanitasi dan obat-obatan. Tidak hanya itu, 100 relawan terlatih juga akan diberangkatkan menuju Riau untuk membantu pemadaman api, pendistribusian bantuan maupun menggelar layanan kesehatan.

Pengiriman bantuan pangan dan logistik dalam jumlah masif tidak terlepas dari dampak bencana kabut asap terhadap perekonomian warga. Hal ini disampaikan oleh Lukman Azis Kurniawan selaku Direktur Komunikasi ACT.

“Asap bukan hanya menganggu kesehatan warga, tetapi juga melemahkan ekonomi masyarakat di sana. Kabut asap mengganggu aktivitas masyarakat dalam mencari nafkah. Alhasil, cukup banyak warga yang penghasilannya menurun dan berimbas pada sulitnya memenuhi kebutuhan pokok. Ini yang mau kita bantu, melalui pemenuhan kebutuhan pangan,” terang Lukman, Ahad (22/9).

Lukman menambahkan, ratusan ton bantuan logistik yang dikirim nantinya akan didistribusikan secara bertahap ke jumlah wilayah terdampak. “Seratus ton pertama akan didistribusikan ke enam desa di empat kabupaten/kota di Riau yang terkena dampak langsung. Misalnya saja ada Kabupaten Pelalawan (lokasi dekat titik api), Kota Pekanbaru (menyasar permukiman miskin terdampak asap), Kabupaten Kampar (dekat titik api), dan Kabupaten Siak,” terang Lukman.

Bantuan ini merupakan yang keenam kalinya dikirimkan dalam satu bulan terakhir. “Sebelumnya kita telah kirimkan bantuan masker, logistik, relawan untuk pemadaman api dan relawan medis,” tambah Lukman.

See also  Dapur Qurban Jakarta Akan Hadir di 43 Titik di Seluruh Wilayah Ibukota

Sementara itu, Kepala Cabang ACT Riau Othman Razali juga menerangkan, masyarakat masih sangat membutuhkan perlengkapan kesehatan seperti masker dan oksigen. “Masker dan oksigen masih dibutuhkan warga sampai beberapa hari ke depan. Paling tidak sampai kualitas udara mulai membaik dan kabut asap mereda,” terang Othman.

Hingga Ahad (22/9), ACT telah melakukan sejumlah penanganan untuk menanggulangi karhutla maupun dampak kabut asap. Di sejumlah wilayah, ACT mengirimkan regu penyelamat untuk membantu pemadaman api, melakukan pemeriksaan kesehatan masyarakat terdampak asap, membagikan masker dan oksigen, serta edukasi menjaga kesehatan di wilayah terdampak asap. Per Ahad (22/9), 5 posko penanganan kabut asap dan karhutla dibuka ACT di 6 provinsi atau 12 kabupaten/kota.

Tags: actAksi cepat tanggapdampak asap riaukarhutla riau
Previous Post

Indonesia – Malaysia Sharing Pengembangan Moderasi Beragama

Next Post

Santri adalah Aset Negara Untuk Ciptakan Perdamaian Dunia

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks