Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Penulis Disertasi Halal Berhubungan Seks Diluar Nikah Minta Maaf ke Umat Islam

Abi Abdul Jabbar Sidik
4 September 2019 | 14:25
rubrik: Nusantara
Penulis Disertasi Halal Berhubungan Seks Diluar Nikah Minta Maaf ke Umat Islam

Penulis disertasi, Abdul Aziz menyatakan akan merevisi tulisan ilmiah tersebut sesuai prosedur di kampus. Dia juga meminta maaf kepada umat Islam. (Foto: Tempo)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, JAKARTA — Disertasi milik Abdul Aziz, mahasiswa S3 Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, Yogyakarta menuai pro kontra karena penelitiannya dianggap melenceng dari ajaran agama. Yaitu, melegalkan hubungan seksual di luar nikah.

Disertasi Abdul Aziz berjudul Konsep Milk Al-Yamin Muhammad Syahrur sebagai Keabsahan Hubungan Seksual Non Marital diuji di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta pada 28 Agustus 2019 lalu.

Namun akhirnya Abdul Azis meminta maaf pada masyarakat, terkait hasil disertasinya yang menuai kontroversi karena dianggap melegalkan hubungan seksual di luar nikah. Selain itu, dia juga mengubah judul disertasinya menjadi “Problematika Konsep Milk Al-Yamin Dalam Pemikiran Muhammada Syahrus”.

“Saya menyatakan akan merevisi disertasi tersebut, berdasarkan atas kritik dan masukan dari promotor dan penguji pada ujian terbuka, termasuk mengubah judulnya,” kata Aziz dalam keterangan tertulis, Selasa (3/9/2019).

Alasan Aziz mempertimbangkan kembali hasil penelitiannya tentang kajian hubungan seksual di luar nikah karena khawatir akan menimbulkan masalah lain. Serta, dia juga akan menghapus bagian-bagian yang mengundang kontroversial di dalam disertasi ini. “Saya juga mohon maaf kepada umat Islam atas kontroversi yang muncul, karena disertasi saya,” ujarnya.

Sedangkan menurut Direktur Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Noorhadi Hasan, kajian yang disampaikan Abdul Aziz dinilai kurang tepat, sehingga disertasi tersebut harus benar-benar direvisi.

“Seharusnya sebuah disertasi itu cukup sampai menjawab what, who, and why. Kenapa Syahrur punya pemikiran seperti itu?. Itu too far, itu tidak akademik lagi. Tidak usah sampai kemudian dipakai untuk menjustifikasi,” katanya.

Ketua sidang penguji, Yudian Wahyudi juga berpendapat bahwasannya konsep Milk Al-Yamin ini jika diterapkan di Indonesia tidaklah tepat.

Malah akan menghancurkan masyarakat dan negara. Sebab, konsep pemikiran syahrur ini merupakan hubungan seks di luar pernikahan dengan batasan tertentu tidak melanggar syariat Islam.

See also  Ancaman Bom, Pesawat Saudia Pengengkut Jemaah Haji Depok Mendarat Darurat di Medan

“Itu sangat bebahaya kalau dilegalkan, sebetulnya itu meruntuhkan negara dari dalam. Maka, kami menganggap ini persoalan serius,” papar Yudian

Senada dengan dosen lainnya, pandangan yang Aziz ambil dari konsep Muhammad Syahrur, yakni seorang pemikir Islam di Suriah. Majelis Ulama Indonesia (MUI) menolak pun hasil disertasinya itu. MUI menyatakan, pemikiran itu menyimpang dari ajaran agama.

Tags: disertasi abdul azizhubungan seksseks diluar nikah
Previous Post

Sucofindo Resmikan Sarana dan Prasarana Air Bersih di Provinsi Sulawesi Selatan

Next Post

Bekraf – Kemlu Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif Kawasan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks