Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Amalan Terbaik di Bulan Muharram

AS
9 August 2021 | 14:00
rubrik: Nusantara
Amalan Terbaik di Bulan Muharram
Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, JAKARTA – Hampir di setiap penjuru nusantara, masyarakat berduyun-duyun merayakan Tahun Baru Islam 1 Hijriyah (Muharram) yang jatuh pada tanggal 31 Agustus 2019, tepatnya empat hari yang lalau.

Meski perayaannya tak semeriah tahun baru masehi, namun tahun baru Islam memiliki makna yang lebih berarti. Apalagi bulan ini (Muharrah) termasuk dalam bulan istimewa sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW, “Setahun berputar sebagaimana keadaannya sejak Allah menciptakan langit dan bumi. Satu tahun itu ada dua belas bulan. Diantaranya ada empat bulan haram (suci). Tiga bulannya berturut-turut yaitu Dzulqo’dah, Dzulhijjah dan Muharram. (Satu bulan lagi adalah) Rajab Mudhor yang terletak antara Jumadil (akhir) dan Sya’ban,” (HR. Bukhari dan Muslim).

Kata ‘Muharram’ berasal dari kata Haram, yang artinya ‘diharamkan’ atau ‘dipantangkan’, yaitu dilarang melakukan peperangan atau pertumpahan darah. Para ulama menyebut bulan ‘haram’ karena memiliki dua makna. Pertama, diharamkan berbagai pembunuhan pada bulan tersebut. Kedua, dilarang untuk melakukan perbuatan haram.

Bulan Muharram menjadi sangat istimewa bagi umat Muslim. Banyak amalan yang dianjurkan untuk ditunaikan pada bulan tersebut. Berikut beberapa amalan yang istimewa di Bulan Muharram:

Puasa

Rasulullah Saw bersabda, “Puasa yang paling utama sesudah puasa Ramadhan adalah puasa pada bulan Allah (Syahrullah) Muharram. Sedangkan shalat malam merupakan shalat yang paling utama sesudah shalat fardhu,” (HR. Muslim).

Ada dua macam puasa yang disunnahkan pada Bulan Muharram yaitu, Puasa Tasu’a dan Puasa ‘Asyura. Puasa Tasu’a adalah puasa yang dilaksanakan pada tanggal 9 Muharram. Sebagaimana diriwayatkan, diakhir hayatnya Rasulullah SAW pernah berkeinginan jika Ia hidup di tahun depan maka Ia akan berpuasa pada 9 dan 10 Muharram.

Sedangkan Puasa ‘Asyura, adalah puasa yang dilaksanakan pada 10 Muharram. Rasulullah Saw bersabda : “….. Dan puasa di hari Asyura saya berharap kepada Allah SWT agar dapat menghapuskan (dosa) setahun yang lalu,” (HR. Muslim).

See also  Bulan Ramadhan Jadi Momentum Tepat Kampanyekan Wakaf Uang

Muhasabah

Allah SWT berfirman, “Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan,” (QS. Al-Hasyr: 18).

Memperbanyak Sedekah

Rasulullah Saw bersabda, “Siapa yang meluaskan pemberian untuk keluarganya atau ahlinya, Allah Swt meluaskan rizki bagi orang itu dalam seluruh tahunnya,” (HR. Baihaqi)

Demikian penjelasan singkat terkait amalan yang dianjurkan di bulan Muharram. Semoga dengan menjalankan amalan-amalan tersebut kita semua senantiasa memperoleh keselamatan dunia dan akhirat, serta menjadi orang yang beruntung. Aamiiin

Previous Post

DANA Didorong Jembatani Tantangan UMKM

Next Post

Jalin Kerjasama Dengan BMT Nusantara, BSI Perkuat Ekosistem Keuangan Syariah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks